SITUBONDO – Sebuah foto yang memperlihatkan dugaan penampakan pocong di Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo, sempat menggegerkan media sosial dan memicu keresahan warga setempat.
Menanggapi situasi tersebut, Polres Situbondo bergerak cepat melakukan pengecekan ke lokasi demi memastikan kebenaran informasi dan menjaga kondusivitas lingkungan.
Dari hasil penelusuran pihak kepolisian dan perangkat desa, foto yang beredar luas di grup percakapan tersebut dipastikan sebagai hasil editan Artificial Intelligence (AI) alias hoaks.
Bahkan, pelaku yang pertama kali menyebarkan foto mistis tersebut diketahui telah melayangkan permohonan maaf.
Perangkat Desa Kotakan, Anas Wijaya, membenarkan bahwa kepanikan sempat melanda warga akibat cepatnya peredaran foto palsu tersebut.
“Sebagian warga memang takut, karena fotonya cepat menyebar di grup WA. Setelah ditelusuri ternyata gambar itu hanya editan AI dan informasi tersebut tidak benar,” kata Anas Wijaya.
Guna meredam kepanikan yang meluas, Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi di media sosial dan tidak ikut menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpancing isu yang belum tentu benar. Jangan langsung menyebarkan video atau informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” ujar AKBP Bayu.
Selain memberikan edukasi mengenai bahaya hoaks, aparat kepolisian bersama tokoh masyarakat dan pemuda setempat kini menggalakkan kembali ronda malam atau siskamling.
Kapolres menegaskan bahwa Polri akan terus meningkatkan patroli demi memberikan rasa aman.
Masyarakat juga diminta segera melapor ke Call Center 110 jika menemukan hal mencurigakan, tanpa harus main hakim sendiri atau menyebarkan spekulasi yang tidak pasti.
Saat ini, situasi di Desa Kotakan dilaporkan sudah kembali aman, tertib, dan kondusif.
Penulis: Faktur Rozi – ZONA INDONESIA












