SITUBONDO – Kasus pembunuhan bidan RSUD Besuki, Murtafia Rafika Devi, yang diduga dilakukan suaminya sendiri, Ahmad Rizky Hidayat (32), di Kecamatan Banyuglugur, Situbondo, memunculkan dugaan baru terkait kemungkinan penggunaan narkotika jenis sabu oleh tersangka.
Dugaan tersebut mengemuka setelah aktivis asal Desa/Kecamatan Besuki, Eko Febrianto, meminta penyidik Satreskrim Polres Situbondo menelusuri kemungkinan keterlibatan narkoba dalam kasus yang menghebohkan masyarakat tersebut.
Eko menilai maraknya peredaran sabu dan obat daftar G di wilayah barat Situbondo perlu mendapat perhatian serius.
Karena itu, ia mendorong aparat kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap tersangka.
“Makanya, saya berharap penyidik Satreskrim Polres Situbondo melakukan tes urine atau tes rambut kepada Rizky, yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap istrinya,” tegas Eko Febrianto, Selasa (9/6/2026).
Menurut Eko, sejumlah peristiwa kekerasan yang terjadi di Situbondo barat belakangan ini kerap muncul bersamaan dengan keresahan masyarakat terkait peredaran narkoba.
Ia juga mengaku menerima banyak pertanyaan dari warga setelah terungkapnya kasus pembunuhan tersebut.
“Pasca-pembunuhan bidan ini, saya menerima banyak pertanyaan serupa dari masyarakat yang curiga akan kondisi mental pelaku,” tutupnya.
Menanggapi hal itu, Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Selimat Akmal, menyatakan pihaknya siap mendalami dugaan penggunaan narkotika oleh tersangka melalui pemeriksaan lanjutan.
“Nanti kita dalami terkait hal tersebut (dugaan penggunaan narkoba, red), dengan cara melakukan tes urine dan tes rambut,” kata AKP Selimat.
Meski demikian, polisi hingga kini masih berpegang pada hasil penyelidikan sementara yang menyebut motif utama pembunuhan dilatarbelakangi kecemburuan.
Tersangka diduga sakit hati karena mencurigai korban memiliki hubungan dengan mantan kekasihnya.
“Tetap pada awal yang saya sampaikan dan itu sudah sesuai dengan fakta bahwa motif dari kejadian dugaan pembunuhan ini dilatarbelakangi adanya kecemburuan,” jelasnya.
Polisi saat ini masih melanjutkan proses penyidikan untuk mengungkap seluruh fakta yang berkaitan dengan kasus pembunuhan tersebut, termasuk mendalami kemungkinan adanya pengaruh narkotika terhadap kondisi pelaku saat kejadian.
Penulis: Fathur Rozi – ZONA INDONESIA












