Dua Hari Hilang di Laut, Nelayan Situbondo Ditemukan Selamat di Sumenep

Kusnadi saat beristirahatlah di rumah Risno, Dusun Baru, Jumat (24/7/2026) dini hari. (Foto: Tangkapan layar video amatir - ZONA INDONESIA)
Kusnadi saat beristirahatlah di rumah Risno, Dusun Baru, Jumat (24/7/2026) dini hari. (Foto: Tangkapan layar video amatir - ZONA INDONESIA)

SITUBONDO — Seorang nelayan asal Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, bernama Kusnadi, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut (lost contact), akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.

Korban terdampar di pesisir Pulau Giliyang, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura.

Berdasarkan laporan Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Situbondo, korban ditemukan oleh warga setempat setelah terdampar akibat perahunya terbalik dan tenggelam dihantam ombak besar.

Selama dua hari, Kusnadi bertahan hidup di tengah laut dengan mengapung menggunakan tutup wadah ikan berbahan fiber berwarna kuning.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula saat korban turun melaut namun tidak kunjung pulang, memicu laporan kehilangan kepada pihak berwenang.

Setelah pencarian dan koordinasi lintas instansi, warga Dusun Baru, Desa Banraas, Pulau Giliyang, menemukan korban pada Jumat dini hari (24/7/2026) sekitar pukul 00.00 LT.

Setelah berhasil mencapai daratan dengan sisa tenaga, korban berjalan kaki menuju rumah salah seorang warga bernama Risno.

Oleh Risno, korban segera diberikan pakaian kering, makanan, serta minuman hangat untuk memulihkan kondisinya sebelum diistirahatkan.

Kondisi Terkini

Hingga saat ini, Kusnadi dilaporkan berada dalam kondisi sehat dan aman di rumah Risno di Pulau Giliyang.

Pihak berwenang dan keluarga masih menunggu kondisi cuaca dan transportasi laut yang kondusif untuk proses penyeberangan dari Pulau Giliyang menuju Pelabuhan Kalianget, Sumenep.

Setibanya di Pelabuhan Kalianget, korban rencananya akan dijemput dan diantar langsung oleh pihak keluarga menggunakan jalur darat kembali ke Situbondo.

Kerugian Materil

Selain hilangnya korban yang sempat memicu operasi pencarian, musibah ini juga mengakibatkan kerugian materil berupa:

  • 1 (satu) unit perahu fiber beserta alat tangkap ikan mengalami tenggelam dan hilang.
  • Taksiran kerugian materil: Kurang lebih Rp30.000.000,-.

Unsur Penanganan Darurat

Upaya pencarian, asessmen, dan koordinasi penanganan melibatkan berbagai unsur gabungan, di antaranya Staf Kecamatan Banyuputih, Polsek Banyuputih, Koramil Banyuputih, Satpolairud Polres Situbondo, Kamla TNI AL Pos Jangkar, Pusdalops & TRC BPBD Kabupaten Situbondo, Tagana Dinsos Kabupaten Situbondo, Pemdes Sumberanyar, serta nelayan dan warga setempat.

Penulis: Fathur Rozi – ZONA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *