Polisi Amankan Terduga Pencuri Sapi dari Kemarahan Warga di Banyuputih Situbondo

Polisi mengamankan terduga pencuri sapi dari kemarahan warga, Minggu (21/6/2026) malam. (Foto: Fathur Rozi - ZONA INDONESIA)
Polisi mengamankan terduga pencuri sapi dari kemarahan warga, Minggu (21/6/2026) malam. (Foto: Fathur Rozi - ZONA INDONESIA)

SITUBONDO – Seorang pria yang diduga terlibat kasus pencurian sapi diamankan polisi dari kemarahan warga di Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Minggu (21/6/2026) malam.

Peristiwa itu bermula dari penemuan seekor sapi betina bunting yang diduga milik MT (59), warga Dusun Sidomulyo, Desa Sumberwaru. 

Sebelumnya, sapi tersebut dilaporkan hilang saat digembalakan di kawasan hutan Baluran pada Kamis (18/6/2026).

Beberapa hari setelah kehilangan, korban menerima informasi dari warga mengenai keberadaan seekor sapi dengan ciri-ciri yang sama. 

Sapi itu ditemukan dalam keadaan terikat di lahan milik warga setempat.

Setelah memeriksa langsung, korban meyakini sapi tersebut merupakan ternaknya yang hilang. 

Dari keterangan sejumlah saksi, sapi itu diduga dititipkan oleh seorang pria berinisial T yang juga merupakan warga setempat.

Kabar penemuan sapi tersebut cepat menyebar dan menarik perhatian warga.

Puluhan warga kemudian mendatangi lokasi untuk mengetahui perkembangan kasus.

Situasi sempat memanas karena sebagian warga meminta agar terduga pelaku segera diamankan.

Anggota Polsek Banyuputih yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi. 

Polisi bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat berupaya meredakan situasi agar tidak terjadi tindakan main hakim sendiri.

“Personel kami bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat langsung melakukan langkah-langkah persuasif untuk menenangkan warga. Terduga pelaku kemudian diamankan ke Polsek Banyuputih guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” kata Kapolsek Banyuputih, IPTU Untoro Windu Priyadi.

Upaya tersebut berhasil meredam ketegangan. 

Warga akhirnya menyerahkan penanganan kasus kepada aparat kepolisian.

“Kami mengapresiasi masyarakat yang akhirnya mempercayakan penanganan perkara ini kepada pihak kepolisian. Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan sendiri dan menyerahkan seluruh proses penegakan hukum kepada Kepolisian,” ujar IPTU Untoro Windu Priyadi.

Setelah terduga pelaku diamankan, sejumlah warga mendatangi Polsek Banyuputih untuk memastikan proses penanganan perkara berjalan sesuai ketentuan hukum. 

Polisi kemudian memberikan penjelasan mengenai tahapan penanganan kasus yang sedang berlangsung.

Saat ini, Unit Reskrim Polsek Banyuputih masih melakukan penyelidikan dan penyidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti terkait dugaan pencurian hewan ternak tersebut.

Penulis: Fathur Rozi – ZONA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *