OJK Jember Edukasi 20.553 Warga Selama Semester I 2026

Media Gathering OJK Jember. (Foto: Zainul Hasan - ZONA INDONESIA)
Media Gathering OJK Jember. (Foto: Zainul Hasan - ZONA INDONESIA)

JEMBER – Upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan terus diperluas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember sepanjang Semester I Tahun 2026.

Berbagai program edukasi menyasar beragam kelompok masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, guru, nelayan, pelaku UMKM, penyandang disabilitas, kalangan profesional hingga masyarakat umum.

Sebanyak 36 kegiatan edukasi telah dilaksanakan selama Januari hingga Juni 2026 dengan total peserta mencapai 20.553 orang.

Selain edukasi, OJK Jember juga memperluas inklusi keuangan melalui program Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS).

Hingga Juni 2026, program tersebut telah menghasilkan pembukaan 141 rekening tabungan dan cash management system.

Pemanfaatan media digital juga menjadi bagian dari strategi OJK dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

Melalui akun Instagram, OJK Jember menghadirkan konten edukasi bertajuk “Waktunya Literasi” sebagai salah satu saluran komunikasi publik.

Hingga Juni 2026, sebanyak 11 konten edukatif telah dipublikasikan dengan total jangkauan mencapai 45.194 tayangan (views).

Media sosial yang sama juga dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi rekrutmen program magang secara terbuka.

Publikasi tersebut memperoleh eksposur sebanyak 227.133 tayangan (views), yang kemudian diikuti tingginya minat masyarakat untuk mengikuti program magang di OJK Jember.

Tercatat sebanyak 223 proposal magang atau karya tulis telah dikirimkan calon peserta kepada OJK Jember.

Selain melalui edukasi dan literasi digital, OJK Jember juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai stakeholder yang tergabung dalam Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), mulai dari kementerian dan lembaga, pelaku usaha jasa keuangan (PUJK), akademisi hingga pemerintah daerah.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui sejumlah program di lima kabupaten wilayah kerja OJK Jember.

Di Kabupaten Jember, OJK menjalankan program Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS) dalam kegiatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU) bersama Pemerintah Kabupaten Jember.

Di Kabupaten Bondowoso, OJK mengembangkan program Ekosistem Pondok Pesantren (EkoPesen) melalui kegiatan Festival Muharram yang diselenggarakan bersama Pemerintah Kabupaten Bondowoso.

Sementara di Kabupaten Banyuwangi, OJK melaksanakan Program Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (Desa EKI) di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Kelurahan Lateng yang merupakan program prioritas Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Di Kabupaten Lumajang, OJK melakukan upscaling Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) komoditas unggulan Pisang Mas Kirana.

Adapun di Kabupaten Situbondo, OJK menyiapkan pelaksanaan program Vorsa UMKM dan Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) pada peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) yang akan berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Situbondo.

Berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya OJK Jember untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai produk dan layanan jasa keuangan melalui sinergi dengan berbagai stakeholder.

Penulis: Zainul Hasan – ZONA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *