BONDOWOSO – Dua pendaki yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat melakukan pendakian di Gunung Piramid, Kecamatan Curahdami, Bondowoso, ditemukan meninggal dunia, Selasa (4/8/2026).
Kedua korban diketahui bernama Hj. Maliya Finda (51), warga Kelurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, dan Erfan Nasrul Laili, seorang pemandu lokal asal Desa Traktakan, Kecamatan Wonosari, Bondowoso.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Maliya dan Erfan memulai pendakian pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 07.00 WIB melalui basecamp di Dusun Tegal Tengah, Desa Curahdami.
Sebelum memulai pendakian, keduanya diketahui menitipkan sepeda motor Yamaha NMax bernomor polisi P 2938 ES di rumah warga yang berada tidak jauh dari jalur awal pendakian.
Keduanya kemudian dilaporkan hilang kontak setelah tidak kunjung kembali dari pendakian hingga Selasa (4/8/2026).
Informasi tersebut selanjutnya diterima aparat dan diteruskan kepada tim Basarnas dan sejumlah relawan pendaki gunung.
Aparat kemudian membentuk tim gabungan bergerak melakukan pencarian dengan menyusuri jalur yang diduga dilalui kedua pendaki.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Pada Selasa siang, tim menemukan kedua korban di salah satu jalur Gunung Piramid yang dikenal memiliki medan terjal dan curam.
Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo, mengatakan kedua korban ditemukan di kawasan bawah Punggung Naga dengan kedalaman sekitar 60 meter dari jalur pendakian.
Ia mengatakan, proses evakuasi kemungkinan baru dapat dilakukan pada Rabu (5/8/2026), karena kondisi jalur tidak memungkinkan untuk melakukan evakuasi pada malam hari.
“Ya, keduanya ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia di jurang sekitar 60 meter, evakuasi kemungkinan dilakukan besok, Rabu,” pungkasnya.
Pewarta: Ubay – ZONA INDONESIA












