Pemkab Jember Siapkan Karpet Merah untuk Investasi Asal Tiongkok

Penandatanganan berita acara Pemkab Jember dan delegasi Kota Jinhua, Rabu (3/6/2026). (Foto: Zainul Hasan - ZONA INDONESIA)
Penandatanganan berita acara Pemkab Jember dan delegasi Kota Jinhua, Rabu (3/6/2026). (Foto: Zainul Hasan - ZONA INDONESIA)

JEMBER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember berkomitmen membuka pintu selebar-lebarnya bagi masuknya modal asing guna mendongkrak perekonomian daerah.

Hal tersebut ditegaskan saat Pemkab Jember menerima kunjungan resmi dari Delegasi Kota Jinhua, Provinsi Zhejiang, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), bersama Konsulat Jenderal RRT di Surabaya, di Pendopo Wahyawibawagraha pada Rabu (3/6/2026).

Pertemuan tersebut dilakukan dalam rangka penjajakan awal kerja sama bilateral Sister City (Kota Kembar) antar kedua wilayah.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengungkapkan rasa bangganya karena Jember kini mulai masuk dalam radar kemitraan strategis di kancah internasional.

Pria yang akrab disapa Gus Fawait ini menyatakan siap memberikan karpet merah berupa jaminan keamanan dan kenyamanan bagi para investor asal Tiongkok yang ingin menanamkan modalnya di Jember.

“Ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Jember. Hari ini Jember tidak hanya mendapat perhatian di tingkat nasional, tetapi juga mulai dilirik oleh mitra internasional. Pertemuan ini menjadi tahapan awal menuju kerja sama Sister City yang akan terus kami tindak lanjuti,” kata Gus Fawait.

Meski memberikan ruang yang luas bagi investasi asing, Gus Fawait memberikan syarat mutlak bahwa setiap kolaborasi yang terjalin harus membawa asas keadilan dan keuntungan yang seimbang bagi masyarakat lokal.

“Kami terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama dan investasi. Yang terpenting adalah kerja sama tersebut memberikan manfaat bersama, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, serta berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat Jember,” tambahnya.

Di sisi lain, Konsulat Jenderal RRT di Surabaya, Ye Su, menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan hangat yang diberikan oleh Pemkab Jember.

Ia menilai, kolaborasi di tingkat pemerintah daerah memiliki andil yang sangat besar dalam memperkuat hubungan diplomatik kedua negara.

“Hari ini menjadi momen yang penting bagi Tiongkok dan Kabupaten Jember. Saya sangat senang melihat kedua pihak dapat berkumpul dan menjajaki peluang kerja sama yang bermanfaat. Dalam beberapa tahun terakhir, kerja sama di tingkat daerah memiliki peran yang semakin penting dalam mendukung hubungan bilateral kedua negara,” ungkap Ye Su.

Ye Su pun berharap agar penjajakan Sister City ini dapat segera ditindaklanjuti secara konkret agar sektor industri, perdagangan, dan kebudayaan kedua kota dapat saling berintegrasi.

“Saya berharap masyarakat Kota Jinhua dan Kabupaten Jember dapat bekerja sama membangun jembatan pertukaran budaya, kerja sama ekonomi dan industri antara kedua wilayah. Hal ini akan memberikan momentum baru bagi perkembangan hubungan bilateral Indonesia dan Tiongkok di masa mendatang,” harapnya.

Sebagai informasi, Jember menjadi satu dari lima daerah di Jawa Timur yang dipilih oleh Delegasi Kota Jinhua untuk dikunjungi, selain Surabaya, Malang, Madiun, dan Sidoarjo.

Selain membahas sektor investasi secara umum, Pemkab Jember juga menawarkan potensi agrikultur unggulan, di mana produk kopi khas Jember menjadi salah satu komoditas utama yang paling diminati untuk diekspor ke pasar Tiongkok.

Penulis: Zainul Hasan – ZONA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *