Stok BBM Melimpah, Bupati Jember Bakal Tindak Tegas Penimbun

Bupati Jember, Muhammad Fawait. (Foto: Diskominfo Jember - ZONA INDONESIA)
Bupati Jember, Muhammad Fawait. (Foto: Diskominfo Jember - ZONA INDONESIA)

JEMBER – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyatakan Pemerintah Kabupaten Jember akan menindak tegas pihak yang membeli bahan bakar minyak (BBM) dengan tujuan menimbun setelah memimpin rapat koordinasi bersama kepolisian, Pertamina, Hiswana Migas, dan organisasi perangkat daerah yang berakhir pukul 00.10 WIB.

Rapat tersebut digelar sebagai respons antrean kendaraan di sejumlah SPBU di wilayah Jember.

Ia menegaskan stok BBM di Kabupaten Jember berada dalam kondisi aman bahkan melimpah sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian berlebihan.

“Jadi, kami sampaikan kepada masyarakat Jember untuk tidak perlu khawatir atau terpancing untuk melakukan pembelian yang berlebih atau panic buying, karena kondisi BBM kita sangat aman dan insyaallah akan cukup sampai hari raya, bahkan lebih dari hari raya Idulfitri. Jadi saya berharap masyarakat untuk tetap tenang,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Jember bersama kepolisian dan Pertamina juga menyepakati langkah pengawasan di SPBU untuk mencegah praktik penimbunan BBM.

“Kemudian, kami tadi sudah sepakat bersama Pertamina dan bersama pihak kepolisian, kami akan menindak tegas bagi siapapun yang membeli dengan niatan adalah untuk menimbun. Kami akan menurunkan jajaran dari Satpol PP dan Dishub, kolaborasi dengan pihak Kepolisian Polres Jember untuk mengawasi pembelian-pembelian di masing-masing SPBU,” kata Gus Fawait.

Ia menjelaskan penindakan akan diawali dengan peringatan, sebelum aparat kepolisian mengambil langkah hukum jika pelanggaran tetap terjadi.

“Kalau memang ada yang ada indikasi menimbun, maka akan kami beri peringatan terlebih dahulu. Tapi kalau memang tetap memaksa, nanti pihak kepolisian yang akan mengambil tindakan-tindakan tegas,” ujarnya.

Gus Fawait juga meminta masyarakat membatalkan rencana menimbun BBM karena harga tidak akan mengalami kenaikan dan pasokan tetap tersedia.

“Dan kalau punya niat menimbun, untuk segera dibatalkan karena harga BBM tidak akan pernah mengalami kenaikan dan stoknya tetap akan aman,” ucapnya.

Selain pengawasan di SPBU, pemerintah daerah bersama kepolisian akan memantau kemungkinan praktik penimbunan yang berdampak pada kenaikan harga BBM di tingkat eceran.

“Memang kalau di eceran tentu kami tidak bisa menjangkau terlalu dalam ya. Tapi yang jelas kami dengan pihak kepolisian malam ini sudah sepakat, besok kami akan berkolaborasi dengan pihak kepolisian dari level Polsek sampai Satpol PP, Dishub akan ikut memantau untuk menindak tegas kalau ada pihak-pihak yang dalam tanda kutip niatnya ingin menimbun dan ingin menaikkan harga di lapangan,” kata Gus Fawait.

Ia kembali menegaskan ketersediaan BBM di Jember dalam kondisi aman hingga setelah Idulfitri.

“Ya, jadi stok aman, stok berlimpah. Kalaupun mau beli BBM tidak akan kehabisan. ‘Sampai kapan Gus?’, ada yang tanya begitu di medsos. Sampai hari raya, bahkan setelah hari raya dan Idulfitri tahun yang akan datang lagi ke depan begitu,” kata Gus Fawait.

(Penulis: Tim Redaksi ZONA INDONESIA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *