Pusatkan Ujian di Gedung BEC, UIN KHAS Jember Siap Gelar UM-PTKIN 2026 Secara Profesional

Rakor Pelaksanaan UM-PTKIN di Ruang Rapat Rektorat Lantai 1 UIN KHAS Jember, Selasa (2/6/2026). (Foto: Dok/Humas UIN KHAS Jember - ZONA INDONESIA)
Rakor Pelaksanaan UM-PTKIN di Ruang Rapat Rektorat Lantai 1 UIN KHAS Jember, Selasa (2/6/2026). (Foto: Dok/Humas UIN KHAS Jember - ZONA INDONESIA)

JEMBER – Menjelang perhelatan seleksi nasional masuk perguruan tinggi keagamaan, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember mematangkan persiapan sebagai salah satu faskes pelaksana ujian. 

Jajaran rektorat menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) Tahun 2026 pada Selasa (2/6/2026) pagi di Ruang Rapat Rektorat Lantai 1 UIN KHAS Jember.

Langkah taktis ini diambil untuk memastikan seluruh aspek teknis dan nonteknis benar-benar matang guna menyambut pelaksanaan ujian yang dijadwalkan berlangsung dari Senin, 8 Juni 2026 hingga Kamis, 11 Juni 2026 mendatang. 

Guna memberikan kenyamanan maksimal, UIN KHAS Jember memusatkan seluruh rangkaian ujian berbasis komputer di Gedung BEC (Business and Education Center).

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan UIN KHAS Jember, Profesor M. Khusna Amal, menegaskan bahwa penguatan infrastruktur teknologi dan laboratorium komputer telah dioptimalkan secara berkala, termasuk melakukan koordinasi intensif dengan PLN dan penyedia layanan internet untuk mengantisipasi potensi gangguan.

“Kami memastikan seluruh aspek yang mendukung pelaksanaan UM-PTKIN 2026 telah dipersiapkan dengan baik. Mulai dari infrastruktur teknologi, laboratorium komputer, jaringan internet, sumber daya manusia, hingga sistem pelayanan peserta. Gedung BEC UIN KHAS Jember telah kami siapkan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi peserta selama mengikuti ujian. UIN KHAS Jember siap menjadi tempat ujian yang profesional dan representatif bagi seluruh peserta UM-PTKIN 2026,” urai Prof. Khusna Amal.

Ia juga menambahkan bahwa indikator kesuksesan agenda nasional ini tidak hanya dinilai dari keandalan sistem teknis, tetapi juga dari bagaimana komitmen panitia lokal dalam memberikan pelayanan yang humanis bagi para peserta.

“Kami mengajak seluruh panitia untuk terus memperkuat koordinasi dan menjaga komitmen pelayanan. Kesuksesan UM-PTKIN tidak hanya diukur dari kelancaran pelaksanaannya, tetapi juga dari kualitas layanan yang diberikan kepada para peserta. Karena itu, setiap panitia memiliki peran penting dalam menciptakan pengalaman ujian yang nyaman dan kondusif,” imbuhnya.

Senada dengan hal tersebut, Rektor UIN KHAS Jember, Profesor Hepni, memandang UM-PTKIN sebagai momentum krusial yang bernilai strategis untuk menjaring bibit unggul dan generasi muda terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

“UM-PTKIN adalah pintu masuk bagi generasi muda yang ingin melanjutkan studi di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. Karena itu, seluruh proses pelaksanaannya harus berlangsung secara profesional, tertib, aman, dan memberikan kenyamanan bagi peserta,” tegas Prof. Hepni.

Di akhir penjelasannya, Rektor turut menitipkan pesan motivasi yang mendalam bagi seluruh calon mahasiswa yang tengah bersiap memperebutkan kursi bangku kuliah di kampus hijau tersebut.

“Kepada seluruh peserta UM-PTKIN 2026, persiapkan diri dengan sebaik-baiknya, jaga kesehatan, dan tetap percaya pada kemampuan diri sendiri. Jangan takut menghadapi ujian, karena setiap usaha yang sungguh-sungguh akan menghasilkan hasil terbaik. Fokuslah pada tujuan yang ingin dicapai dan jadikan UM-PTKIN sebagai langkah awal menuju masa depan yang lebih gemilang. Kami di UIN KHAS Jember siap menyambut dan melayani seluruh peserta dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (Adv)

Penulis: Zainul Hasan – ZONA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *