SITUBONDO — Polres Situbondo mengerahkan sekitar 400 personel Polri yang diperkuat personel TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, BPBD, Banser, GP Ansor, serta instansi terkait lainnya dalam pengamanan Haul Masyayikh 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 19 Juli 2026 bersama Jamaah Sholawat Nariyah.
Kesiapan pengamanan tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan sekaligus Tactical Wall Game (TWG) yang digelar di Alun-alun Situbondo, Jumat (17/7/2026), dipimpin langsung oleh Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie.
Apel tersebut turut dihadiri Kasdim 0823 Situbondo Mayor Kav Aan Jauhari, Ketua DPRD Situbondo Mahbub Junaidi, jajaran Forkopimda, para Pejabat Utama Polres Situbondo, Kapolsek jajaran, serta perwakilan Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, dan GP Ansor.
Dalam amanatnya, AKBP Bayu menegaskan apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel maupun sarana dan prasarana yang akan digunakan selama pengamanan.
Ia menyebut Situbondo sebagai Kota Santri memiliki tanggung jawab besar memberikan pelayanan dan rasa aman kepada para jamaah yang datang dari berbagai daerah.
“Haul Masyayikh bukan hanya kegiatan keagamaan, tetapi juga momentum mempererat ukhuwah Islamiyah dan meneladani perjuangan para ulama. Karena itu seluruh personel harus memberikan pelayanan terbaik, mengedepankan pendekatan humanis, serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar,” ujar AKBP Bayu.
Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektoral agar setiap permasalahan di lapangan dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan Tactical Wall Game (TWG) yang dipimpin Kabagops dan Kasatlantas Polres Situbondo.
Forum tersebut memaparkan pola pengamanan terpadu, rekayasa lalu lintas, hingga pemetaan titik-titik rawan selama pelaksanaan Haul Masyayikh.
Kasatlantas Polres Situbondo menjelaskan sebanyak 59 personel lalu lintas disiagakan pada 32 titik strategis mulai kawasan PG Wringin Anom hingga Kapongan untuk mengatur arus kendaraan.
Rekayasa lalu lintas turut disiapkan sebagai antisipasi apabila terjadi peningkatan volume kendaraan maupun kemacetan.
Sementara itu, Kabagops Polres Situbondo memaparkan konsep pengamanan tiga ring. Ring pertama difokuskan pada sterilisasi area utama serta pengamanan ulama dan tamu VIP.
Ring kedua mengamankan jamaah serta jalur ambulans.
Adapun Ring ketiga bertugas melakukan pengaturan lalu lintas, pengamanan kantong parkir, serta penguraian kemacetan.
AKBP Bayu berharap sinergi seluruh unsur pengamanan mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh jamaah selama mengikuti Haul Masyayikh 2026.
“Keberhasilan pengamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi hasil kerja sama seluruh pihak. Dengan kesiapan personel, koordinasi yang baik, dan dukungan masyarakat, kami optimistis Haul Masyayikh 2026 dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan khidmat,” pungkasnya.
Polres Situbondo turut mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas di lapangan serta memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan atau menemukan situasi yang memerlukan kehadiran kepolisian selama pelaksanaan kegiatan.
Penulis: Fathur Rozi – ZONA INDONESIA












