News  

Pengajuan Rekom Paspor Pekerja Migran di Pasuruan Tembus 70 Orang dalam 6 Bulan Terakhir

Masyarakat di Kabupaten Pasuruan mengajukan rekom PMI. (Foto: Istimewa)
Masyarakat di Kabupaten Pasuruan mengajukan rekom PMI. (Foto: Istimewa)

PASURUAN – Jumlah warga yang mengajukan rekom paspor untuk menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kabupaten Pasuruan Jawa Timur tiap bulan terus mengalami peningkatan.

Sejak 6 bulan terakhir saja, warga yang mengajukan rekom paspor PMI tembus 70 orang.

Jumlah tersebut terbilang banyak dibanding bulan-bulan sebelumnya.

Pada Triwulan pertama, terdapat 42 orang yang mengajukan rekom paspor, sedangkan 28 sisanya pada Triwulan kedua.

“Triwulan pertama, Januari ada 18 orang, Perbruari 13 orang, dan Maret 11 orang,” ucap Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan, Nur Kholis, Senin (8/7/2024).

Menurutnya, tingginya minat masyarakat untuk menjadi PMI disebabkan beberapa faktor, salah satunya keterbatasan lapangan pekerjaan di dalam negeri.

Selain itu, tawaran gaji menjadi PMI juga umumnya relatif lebih tinggi dibanding gaji di dalam negeri.

Tercatat, telah ada 113 PMI yang bekerja di berbagai negara dengan profesi yang beragam, seperti caregiver, house keeping, baby sitter, dan lainnya.

“Mayoritas PMI asal Pasuruan bekerja di sektor informal,” ujar Nur Kholis.

Dengan terus meningkatnya jumlah rekom paspor, Nur Kholis mengimbau masyarakat untuk mengikuti prosedur yang resmi.

Nur Kholis juga mengingatkan agar jangan tergiur dengan tawaran gaji besar tapi ilegal.

“Karena ketika sudah masuk ke jalur ilegal, banyak kasus yang sudah terjadi dan itu merugikan diri sendiri,” pungkas Nur Kholis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten tidak dapat disalin