Dari Jember-Lumajang Menuju Dunia Internasional, Program JELAS GO GLOBAL Resmi Diluncurkan

Foto bersama dalam acara peluncuran Program JELAS GO GLOBAL, Jumat (18/9/2026). (Foto: Dok/Istimewa - ZONA INDONESIA)
Foto bersama dalam acara peluncuran Program JELAS GO GLOBAL, Jumat (18/9/2026). (Foto: Dok/Istimewa - ZONA INDONESIA)

JEMBER – Siswa di Kabupaten Jember dan Lumajang mulai dipersiapkan untuk memiliki akses lebih luas terhadap peluang pendidikan dan karier di tingkat internasional.

Hal itu ditandai dengan diluncurkannya Program JELAS GO GLOBAL oleh Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jember, Jumat (18/9/2026).

Peluncuran program tersebut diikuti seluruh Kepala SMA, SMK, dan SLB serta Koordinator Bimbingan dan Konseling (BK) se-Jember dan Lumajang.

JELAS GO GLOBAL merupakan kepanjangan dari Jember–Lumajang Edukasi, Linkage, Achievement & Sinergi Menuju Dunia Global.

Program tersebut dirancang untuk menghubungkan potensi siswa dengan berbagai peluang pendidikan tinggi, magang, hingga dunia kerja di luar negeri.

Kepala Cabdin Wilayah Kabupaten Jember Iwan Triyono mengatakan, siswa perlu memiliki wawasan yang lebih luas mengenai pilihan masa depan setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah.

“Anak-anak kita harus memiliki wawasan bahwa masa depan mereka tidak terbatas pada wilayah Jember dan Lumajang. Ada kesempatan untuk kuliah, magang, maupun bekerja di berbagai negara. Tugas kita adalah membuka akses dan menyiapkan mereka,” kata Iwan.

Sejumlah negara menjadi bagian dari jejaring peluang pendidikan yang diperkenalkan melalui program tersebut, di antaranya China, India, Italia, Jerman, Kanada, Selandia Baru, dan Australia.

Tidak hanya menyasar jalur pendidikan tinggi, JELAS GO GLOBAL juga memberikan perhatian terhadap siswa SMK melalui penguatan SMK Go Global.

Jalur tersebut diarahkan untuk memperkenalkan peluang kerja internasional sesuai bidang kompetensi yang dimiliki siswa.

Selain itu, terdapat peluang kuliah dan magang di China serta kesempatan pendidikan dan pengembangan karier di kawasan Timur Tengah, Asia, dan Afrika.

Dalam pelaksanaannya, guru BK turut mendapat peran strategis.

Mereka diharapkan dapat membantu siswa memetakan potensi sejak dini sekaligus mengarahkan siswa pada pilihan pendidikan dan karier yang sesuai.

“Guru BK harus menjadi navigator bagi masa depan siswa. Potensi anak perlu dipetakan sejak dini, kemudian diarahkan kepada peluang yang sesuai dengan minat dan kompetensinya,” jelas Iwan.

Iwan menyebut kesiapan siswa menghadapi dunia internasional tidak dapat dibangun secara instan.

Sekolah perlu membekali siswa dengan kompetensi, bahasa asing, sertifikasi, karakter, kemampuan komunikasi, serta kemampuan beradaptasi dengan budaya kerja global.

Peluncuran JELAS GO GLOBAL juga disebut menjadi bagian dari upaya mendukung harapan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paiwae dalam memperluas wawasan dan kesempatan bagi generasi muda Jawa Timur.

“Kita ingin dari Jember dan Lumajang lahir generasi yang memiliki kompetensi, berkarakter, berprestasi, dan siap mengambil bagian dalam dunia global. JELAS GO GLOBAL kita jadikan pintu untuk menuju ke sana,” pungkas Iwan.

Penulis: Zainul Hasan – ZONA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *