JEMBER – Bupati Jember, Muhammad Fawait, turun langsung mengecek pelaksanaan layanan Home Care di Kecamatan Sumberbaru, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Bunga Desaku yang menghadirkan pelayanan kesehatan langsung ke rumah warga.
Dalam kunjungan tersebut, Gus Fawait mendatangi sejumlah rumah warga di Desa Yosorati dan Desa Rowo Tengah.
Ia melihat langsung proses pemeriksaan kesehatan sekaligus berinteraksi dengan warga yang menjadi sasaran layanan Home Care.
Menurut Gus Fawait, layanan Home Care memberikan pendekatan berbeda dalam pelayanan kesehatan karena pemerintah dapat mengetahui kondisi warga secara langsung tanpa harus menunggu mereka datang ke fasilitas kesehatan.
“Home Care ini ternyata bisa membantu pemerintah bukan cuma mengecek soal kesehatan rakyatnya, tetapi juga bisa memetakan rata-rata keluhan warga Jember. Yang paling penting, kita bisa melihat kondisi riil ekonomi masyarakat,” kata Gus Fawait.
Ia menjelaskan, Home Care tidak hanya diberikan ketika warga dalam kondisi sakit.
Melalui dokter keluarga, masyarakat akan mendapatkan kunjungan secara rutin setiap bulan untuk memantau kondisi kesehatan.
“Pada prinsipnya, dokter keluarga ini mau sakit atau tidak sakit, setiap bulan akan didatangi,” ujarnya.
Dalam peninjauan tersebut, Gus Fawait juga melihat adanya warga yang membutuhkan penanganan kesehatan lebih lanjut.
Salah satu layanan yang diberikan adalah konsultasi melalui telemedicine dengan dokter spesialis.
“Kunjungan kedua tadi ada konsultasi telemedicine dengan dokter spesialis dan sudah diberi resep obat,” paparnya.
Bagi Gus Fawait, pola pelayanan seperti ini penting untuk memastikan masyarakat, terutama kelompok rentan dan warga lanjut usia, tidak merasa menghadapi persoalan kesehatan seorang diri.
Ia menilai pemerintah harus hadir secara langsung di tengah masyarakat, termasuk mendatangi warga yang kesulitan mengakses pelayanan kesehatan.
“Selama ini kalau mereka sakit, nanggung sendiri. Kalau butuh apa-apa, kadang memilih diam. Maka hari ini negara dan pemerintah harus hadir,” ungkapnya.
Selain memeriksa layanan kesehatan, kunjungan tersebut juga menemukan kondisi tempat tinggal warga yang membutuhkan perhatian.
Dari tiga rumah yang dikunjungi, terdapat rumah yang masih berlantai tanah dan berdinding bambu.
Gus Fawait mengatakan kondisi tersebut akan ditindaklanjuti oleh Pemkab Jember melalui upaya bantuan perbaikan rumah.
“Tadi tiga-tiganya layak untuk dibantu rumahnya. Ada yang plesterannya masih tanah, dindingnya masih bambu. Itu akan kita perjuangkan untuk dibantu bedah rumah,” ujarnya.
Untuk mendukung pelaksanaan Home Care di wilayah dengan medan sulit, Pemkab Jember juga menyiapkan langkah optimalisasi kendaraan roda dua milik organisasi perangkat daerah.
Kendaraan yang penggunaannya tidak optimal akan dikaji untuk dialihkan ke puskesmas.
“Ada beberapa lokasi yang medannya sulit sehingga harus dijangkau dengan motor. Kita akan cek motor-motor di OPD yang penggunaannya tidak optimal untuk dialihkan ke puskesmas, supaya bisa men-support Home Care yang langsung menyentuh masalah di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Penulis: Zainul Hasan – ZONA INDONESIA












