JEMBER — Perpustakaan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember kembali mencatatkan capaian membanggakan dengan mempertahankan predikat Akreditasi “A” dari Lembaga Akreditasi Perpustakaan Nasional (LAPN).
Capaian ini menjadi wujud konsistensi dalam menghadirkan layanan perpustakaan yang adaptif dan berkualitas bagi sivitas akademika.
Penilaian akreditasi dilakukan melalui sembilan komponen utama, meliputi koleksi, sarana dan prasarana, pelayanan, tenaga perpustakaan, penyelenggaraan, pengelolaan, inovasi dan kreativitas, tingkat kegemaran membaca, serta indeks pembangunan literasi masyarakat.
Seluruh aspek tersebut menjadi tolok ukur dalam menjaga mutu layanan agar tetap relevan dengan kebutuhan pengguna.

Rektor UIN KHAS Jember, Profesor Hepni, mengapresiasi capaian tersebut.
Ia menyampaikan bahwa keberhasilan mempertahankan Akreditasi A merupakan hasil dari kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen kampus dalam membangun budaya literasi.
Menurutnya, perpustakaan UIN KHAS Jember mampu menunjukkan eksistensi dan resiliensi di tengah arus digitalisasi yang terus berkembang.
Ia juga menegaskan dukungan penuh terhadap penguatan transformasi literasi digital yang kini tengah dikembangkan.
“Kami sampaikan terima kasih kepada seluruh pimpinan, sivitas akademika, serta jajaran perpustakaan yang telah berperan aktif dalam proses akreditasi,” tuturnya.
Capaian ini diharapkan menjadi pemacu untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta memperluas manfaat perpustakaan bagi masyarakat.
Dalam pengembangannya, UPT Perpustakaan UIN KHAS Jember terus menghadirkan berbagai inovasi berbasis digital.
Layanan yang tersedia kini mencakup aplikasi e-Library berbasis Android, akses e-book dan e-resources internasional, sistem sirkulasi dan keanggotaan digital, hingga katalog layanan terpadu berbasis QR Code.
Selain itu, perpustakaan juga mengembangkan konsep GLAM (Galeri, Library, Archive, Museum) sebagai pusat arsip digital manuskrip dan naskah kuno Nusantara.
Layanan pelatihan serta konsultasi literasi digital turut disediakan guna meningkatkan kompetensi informasi sivitas akademika.
Tak hanya itu, inovasi lain yang sedang dikembangkan adalah Laboratorium SAKTI (Services for Academic Knowledge, Turnitin, and Innovation Laboratory).
Fasilitas ini dirancang sebagai pusat layanan akademik yang menyediakan pemeriksaan Turnitin, konsultasi penulisan ilmiah, serta berbagai layanan berbasis inovasi.
Dengan berbagai penguatan tersebut, Perpustakaan UIN KHAS Jember terus mempertegas perannya sebagai pusat literasi digital yang modern dan responsif terhadap perkembangan zaman.
(Penulis: Tim Redaksi ZONA INDONESIA)











