JEMBER – Puluhan mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia dari Badan Amil Zakat Nasional di Universitas Islam KH Achmad Muzakki Syah (UNIKHAMS) Jember menggelar kegiatan sosial dengan menyasar penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kegiatan tersebut dirangkai dengan santunan bagi anak yatim di YABAPPENATIM, Sabtu (7/3/2026) sore.
Sebanyak 31 anak yatim yang diasuh di lembaga tersebut menerima santunan dari para mahasiswa.
Selain bantuan, anak-anak juga mengikuti berbagai kegiatan keagamaan dan pembelajaran yang dirancang untuk mendukung peningkatan kapasitas mereka, terutama dalam bidang Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang dijalankan mahasiswa melalui program Beasiswa Cendekia Baznas hasil kerja sama antara Baznas RI dan UNIKHAMS Jember.
Melalui program tersebut, mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk berprestasi secara akademik, tetapi juga aktif terlibat dalam kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Wakil Rektor III UNIKHAMS Jember, Nurul Anam, menjelaskan bahwa kegiatan santunan anak yatim sebenarnya telah menjadi agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun oleh mahasiswa penerima beasiswa tersebut.
Namun pada tahun ini konsep kegiatan dikembangkan lebih luas dengan menambahkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat serta penguatan kapasitas lembaga sosial.
“Tahun ini kami tidak hanya fokus pada kegiatan santunan, tetapi juga berupaya melakukan pengembangan UMKM, pengembangan SDM serta penguatan lembaga anak yatim piatu,” ujarnya.
Ia menilai bahwa kegiatan sosial tidak seharusnya berhenti pada pemberian bantuan materi semata.
Menurutnya, kegiatan tersebut perlu diarahkan agar mampu memberi dampak jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta membuka peluang penguatan ekonomi berbasis masyarakat.
Karena itu, selain memberikan santunan, para mahasiswa juga mengisi kegiatan dengan edukasi keagamaan bagi anak-anak yatim yang diasuh di lembaga tersebut.
Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah praktik baca tulis Al-Qur’an yang dipandu langsung oleh mahasiswa.
Anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut terlihat antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran.
Mereka tidak hanya diajak membaca Al-Qur’an bersama, tetapi juga mendapatkan bimbingan dasar mengenai cara menulis huruf-huruf Al-Qur’an dengan benar.
“Kegiatan ini bertujuan tidak hanya memberikan santunan, tetapi juga memberi pengetahuan dan keterampilan dalam membaca dan menulis Al-Qur’an,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan khataman Al-Qur’an yang diikuti bersama oleh mahasiswa dan anak-anak panti.
Setelah itu dilanjutkan dengan sesi praktik baca tulis Al-Qur’an yang berlangsung secara interaktif.
Para mahasiswa mendampingi anak-anak secara langsung agar mereka dapat memahami setiap materi yang disampaikan.
Setelah sesi pembelajaran selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada seluruh anak yatim yang hadir.
Acara kemudian dilanjutkan dengan kultum yang berisi pesan-pesan keagamaan, sebelum akhirnya seluruh peserta melaksanakan salat berjamaah.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama antara mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia Baznas dan anak-anak yatim.
(Penulis: Tim Redaksi ZONA INDONESIA)











