SITUBONDO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Situbondo membagikan ratusan seragam sekolah gratis untuk siswa-siswi yang baru masuk sekolah dasar (SD) di berbagai desa di Kabupaten Situbondo.
Ketua DPC PDI Perjuangan Situbondo, Andi Handoko mengatakan, seragam sekolah yang dibagikan terdiri dari putih-merah dan pramuka. Siswa-siswi diberi seragam gratis sesuai dengan kebutuhan mereka.
“Pada intinya, seragam sekolah yang kami bagikan secara gratis ini menyesuaikan dengan kebutuhan para siswa-siswi. Kalau butuh putih-merah ya kami kasih putih-merah, kalau butuh pramuka saja ya kami kasih seragam pramuka saja, kalau butuh keduanya ya kami kasih dua-duanya,” ujarnya, Minggu, 12 Juli 2026.
Lebih lanjut, pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Situbondo ini menyampaikan, pembagian seragam sekolah gratis ini dikhususkan pada siswa-siswi dari keluarga kurang mampu dari sisi ekonomi.
“Pendidikan adalah hak setiap anak, bukan hak bagi mereka yang mampu saja. Karena itu, ketika masih ada anak yang terkendala biaya untuk membeli seragam sekolah, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk hadir dan membantu,” tegas Andi.
Andi berharap, dengan adanya bantuan seragam sekolah gratis ini menjadi motivasi. Sehingga mereka bersemangat dalam menambah ilmu.
“Bantuan seragam sekolah ini mungkin tidak seberapa nilainya, tetapi kami berharap dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak agar tetap percaya diri dan terus semangat menuntut ilmu. Jangan sampai ada anak yang mengurungkan niat bersekolah hanya karena keterbatasan ekonomi,” tuturnya.
Legislator empat periode ini menegaskan, PDI Perjuangan akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan. Hal itu, sejalan dengan slogan partai, yakni gotong royong.
“Kami percaya, investasi terbaik untuk masa depan bangsa adalah memastikan setiap anak dapat mengenyam pendidikan dengan layak. Semoga adik-adik penerima bantuan kelak tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, dan mampu membawa kemajuan bagi Kabupaten Situbondo,” pungkas Andi.
Penulis: Fathur Rozi – ZONA INDONESIA












