SITUBONDO – Itwasda Polda Jawa Timur menggelar asistensi manajemen risiko di Polres Situbondo, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Tantya Sudhirajati ini diikuti personel dari Polres Situbondo, Polresta Banyuwangi, dan Polres Bondowoso.
Sekitar 120 peserta mengikuti asistensi tersebut.
Tim Itwasda Polda Jatim dipimpin AKBP Rahmat Wijaya, didampingi Kompol Tatik Nuryani, Kompol Susiyanto, dan Kompol Hariono. Hadir pula Wakapolres Situbondo Kompol Toni Irawan bersama pejabat utama, para perwira, serta operator dari masing-masing fungsi.
Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan materi mengenai penerapan manajemen risiko di lingkungan kepolisian.
Selain pemaparan teori, mereka juga mengikuti praktik penyusunan identifikasi risiko yang akan diterapkan sesuai tugas pada masing-masing satuan kerja.
Mewakili Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, Wakapolres Kompol Toni Irawan mengatakan pemahaman mengenai manajemen risiko diperlukan agar setiap pelaksanaan tugas dapat dipersiapkan secara lebih matang.
“Manajemen risiko harus dipahami oleh seluruh personel agar setiap pelaksanaan tugas dapat direncanakan dengan baik, potensi kendala dapat diidentifikasi sejak dini, dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” kata Toni.
Sementara itu, Ketua Tim Asistensi Itwasda Polda Jatim AKBP Rahmat Wijaya menilai penerapan manajemen risiko menjadi salah satu instrumen untuk mendukung efektivitas pelaksanaan tugas sekaligus memperkuat akuntabilitas organisasi.
“Melalui kegiatan ini kami berharap seluruh satuan kerja mampu mengidentifikasi potensi risiko dalam pelaksanaan tugas, menyusun langkah mitigasi, serta menjadikan manajemen risiko sebagai budaya kerja sehingga kinerja organisasi semakin baik dan akuntabel,” ujar Rahmat.
Asistensi tersebut diharapkan menjadi bekal bagi setiap satuan kerja dalam mengantisipasi potensi hambatan sejak tahap perencanaan, sehingga pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan lebih efektif dan terukur.
Penulis: Fathur Rozi – ZONA INDONESIA












