Dua Nelayan Situbondo Ditemukan Selamat Setelah Perahunya Mati Mesin

SITUBONDO – Dua nelayan asal Kampung Demung, Desa Demung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, yang sempat dilaporkan hilang kontak saat melaut di perairan Selat Madura, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.

Kedua nelayan tersebut yakni Sukandar (47) dan Fendiyanto (35). 

Keduanya ditemukan bersama perahu fiber bernama Putri Kirana di perairan Desa Tanjung, Kecamatan Nyamplong, Kabupaten Sampang, setelah perahu yang mereka gunakan mengalami mati mesin.

Keduanya diketahui berangkat melaut pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 03.00 WIB untuk mencari ikan. 

Saat berada di perairan Selat Madura, mesin perahu mengalami kerusakan sehingga keduanya tidak dapat kembali ke daratan.

Sekitar pukul 12.00 WIB, Fendiyanto sempat menghubungi istrinya untuk menyampaikan bahwa perahunya mengalami kendala mesin.

Namun, sekitar pukul 13.30 WIB, komunikasi dengan keduanya terputus.

Keluarga yang khawatir kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Demung, Agung Prayugi.

Laporan itu selanjutnya diteruskan kepada Satpolairud Polres Situbondo untuk dilakukan pencarian dan koordinasi dengan sejumlah pihak.

Petugas kemudian mendapat informasi mengenai dua nelayan asal Desa Demung yang ditemukan dan ditolong warga di Desa Tanjung, Kecamatan Nyamplong, Kabupaten Sampang. 

Satpolairud Polres Situbondo lantas berkoordinasi dengan Satpolairud Polres Sampang untuk memastikan informasi tersebut.

Kasat Polairud Polres Situbondo, AKP Gede Sukarmadiyasa, membenarkan bahwa kedua nelayan tersebut telah ditemukan dalam keadaan selamat. 

Keduanya mendapatkan pertolongan dari nelayan setempat dan tidak mengalami kejadian yang mengakibatkan korban jiwa.

“Keduanya kemudian dibawa ke rumah warga bernama Matsehri di Desa Tanjung Nyamplong untuk beristirahat. Saat ini, mesin perahu Putri Kirana akan diperbaiki terlebih dahulu,” kata AKP Gede.

Setelah perahu dinyatakan siap, Sukandar dan Fendiyanto akan didampingi kapal nelayan Nyamplong yang beraktivitas di wilayah Paiton untuk kembali melalui jalur laut menuju Desa Demung, Situbondo.

AKP Gede mengimbau para nelayan agar memastikan kondisi perahu dan seluruh perlengkapan dalam keadaan baik sebelum berangkat melaut.

“Sebelum melaut, lakukan pengecekan seluruh peralatan, baik lambung kapal, mesin, alat keselamatan maupun alat komunikasi. Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar AKP Gede Sukarmadiyasa.

Penulis: Fathur Rozi – ZONA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *