SITUBONDO – Kabar duka datang dari kawasan Taman Nasional Baluran, Situbondo.
Setelah tiga hari pencarian intensif oleh Tim SAR Gabungan, Maman Wahyudi, seorang pemancing berusia 30 tahun asal Kecamatan Glagah, Banyuwangi, akhirnya berhasil ditemukan pada Kamis, 2 Juli 2026 sore.
Pria yang dilaporkan tenggelam sejak Selasa lalu di Perairan Pantai Bama tersebut ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Ironisnya, jasad korban pertama kali justru ditemukan oleh pihak keluarganya sendiri, yakni sang keponakan yang bernama Ismanto (45) dan Santoso (30).
Sekitar pukul 14.00 WIB, kedua kerabat korban tersebut berinisiatif ikut menyisir area bibir pantai secara mandiri di hari ketiga pencarian ini.
Hanya berselang 25 menit kemudian, mereka mendapati tubuh korban terbujur kaku di bawah rimbunnya pohon bakau, tidak jauh dari lokasi awal hilangnya korban.
Pihak keluarga langsung melaporkan temuan tersebut kepada posko Tim SAR Gabungan yang berpusat di Kantor Resort Bama.
Petugas yang menerima laporan segera bergerak cepat menuju lokasi untuk mengevakuasi jenazah.
Setelah berhasil dievakuasi, jasar korban langsung dibawa menuju rumah duka di Desa Watu Ulo Bakungan, Banyuwangi, menggunakan mobil ambulans milik Puskesmas Wonorejo.
Sebelumnya, pencarian hari ketiga ini telah menggerakkan puluhan personel dari berbagai unsur gabungan sejak pagi hari pukul 09.00 WIB.
Operasi penyisiran tersebut melibatkan armada rescue terpadu, mulai dari perahu karet LCR Basarnas, mobil rescue BPBD, Tagana, hingga dukungan ambulans PMI Situbondo.
Wilayah pencarian pun sempat diperluas hingga menyisir perairan Pandean demi memaksimalkan penemuan korban.
Dengan ditemukannya jasad korban dan penyerahan jenazah kepada pihak keluarga, Koordinator Basarnas Kantor SAR Banyuwangi secara resmi menyatakan bahwa Operasi SAR Gabungan ini ditutup dan dinyatakan selesai.
“Kami menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh unsur yang terlibat, mulai dari aparat kepolisian, TNI, instansi kesehatan, petugas TN Baluran, hingga warga sekitar yang bahu-membahu membantu proses pencarian hingga selesai,” ucap Kepala Pusdalops PB-BPBD Situbondo, Puriyono.
Penulis: Fathur Rozi – ZONA INDONESIA












