Dapur Rumah Lansia di Situbondo Roboh Diterjang Angin Kencang

Dapur Mariani nampak rusak parah, Sabtu (13/6/2026). (Foto: Fathur Rozi - ZONA INDONESIA)
Dapur Mariani nampak rusak parah, Sabtu (13/6/2026). (Foto: Fathur Rozi - ZONA INDONESIA)

SITUBONDO – Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang disertai hujan gerimis memicu runtuhnya bangunan dapur milik seorang lansia di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, pada Sabtu (13/6/2026) siang.

Rumah milik Mariani (61), warga Kampung Pandean, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, rata dengan tanah pada bagian dapurnya sekitar pukul 13.00 WIB.

Kronologi Kejadian

Wilayah Desa Wonorejo dan sekitarnya mulai diguyur hujan gerimis dan angin kencang sejak sekitar pukul 12.45 WIB.

Saat insiden terjadi, korban sedang beristirahat di dalam ruang utama rumah.

Secara mengejutkan, terdengar suara gemuruh yang keras dari arah belakang.

Ketika diperiksa, bangunan dapur permanen berukuran 4 x 5 x 2,5 meter tersebut sudah roboh total dan temboknya ambrol.

Korban langsung melaporkan kejadian ini kepada Ketua Lingkungan, Joko (45), yang kemudian diteruskan ke pihak kepala dusun dan perangkat desa.

Dampak dan Kerugian

Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam musibah ini, namun seluruh perabotan rumah tangga yang berada di dalam dapur mengalami kerusakan parah.

Kepala Pusdalops PB-BPBD Situbondo, Puriyono, mengungkapkan total kerugian materil ditaksir mencapai ±Rp25.000.000.

“Akibat dapur rumahnya yang rusak berat dan tidak bisa digunakan untuk memasak, Ibu Mariani saat ini harus dievakuasi sementara waktu ke rumah kerabat terdekatnya,” kata Puriyono.

Langkah Penanganan

Mendapat laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama Pusdalops PB-BPBD Kabupaten Situbondo langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan kaji cepat (assessment) terkait kerusakan dan kebutuhan mendesak korban.

Penanganan di lapangan dilakukan secara sinergis dengan melibatkan berbagai unsur, di antaranya:

  • Kasi Trantib Kecamatan Banyuputih;
  • Anggota Polsek Banyuputih;
  • Anggota Koramil Banyuputih;
  • Anggota Tagana; Dinsos Kabupaten Situbondo;
  • Pemerintah Desa; Wonorejo;
  • Warga setempat.

Sebagai rencana tindak lanjut, BPBD Kabupaten Situbondo tengah melakukan tahap Jitupasna (Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana) di lokasi kejadian dan mempersiapkan penyaluran bantuan logistik darurat untuk korban.

Hingga berita ini ditayangkan, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan sudah kembali cerah berawan.

Penulis: Fathur Rozi – ZONA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *