SURABAYA – Dinas Pendidikan Jawa Timur membuka jalur pemenuhan kuota Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA mulai 29 Juni 2026 pukul 09.00 WIB.
Jalur ini disiapkan untuk mengisi kursi yang kosong setelah proses daftar ulang peserta yang lolos pada tahap ketiga selesai.
Jalur pemenuhan kuota dibuka setelah pengumuman tahap ketiga SPMB yang menetapkan 29.869 calon murid diterima dari 62.056 pendaftar.
Kursi yang tidak terisi karena peserta mengundurkan diri atau tidak melakukan daftar ulang akan dialihkan kepada peserta pada jalur tersebut.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengingatkan peserta yang telah dinyatakan lolos agar tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diperoleh.
“Jangan sampai tidak daftar ulang. Karena kalian bersaing dengan ratusan ribu pendaftar lain. Jika diterima artinya kalian memenuhi persyaratan verifikasi dan validasi berkas. Termasuk syarat nilai yang mumpuni,” ujar Khofifah.
Khofifah juga meminta peserta yang belum berhasil lolos pada tiga tahap sebelumnya tetap optimistis karena masih tersedia jalur Prestasi Nilai Akademik SMK dengan kuota hingga 65 persen dari daya tampung masing-masing sekolah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menjelaskan, pendaftaran jalur Prestasi Nilai Akademik SMK akan berlangsung pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026.
Calon murid dapat memilih maksimal tiga konsentrasi keahlian, baik pada satu SMK maupun di beberapa SMK.
Seleksi dilakukan menggunakan gabungan rerata nilai rapor semester satu hingga semester lima dengan bobot 60 persen dan rerata nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) atau indeks sekolah asal dengan bobot 40 persen, serta mempertimbangkan jarak domisili ke sekolah tujuan.
“Seleksi jalur Prestasi Nilai Akademik SMK berlangsung secara transparan melalui sistem pemeringkatan. Karena itu, kami mengimbau seluruh calon murid mempersiapkan dokumen dan mengikuti tahapan pendaftaran sesuai jadwal agar tidak kehilangan kesempatan,” tegas Aries Agung Paewai.
Penulis: Zainul Hasan – ZONA INDONESIA












