Luncurkan SIPRIMA, UIN KHAS Jember Perkuat Akuntabilitas Anggaran

Rektor UIN KHAS Jember, Profesor Hepni. (Foto: Dok/Humas UIN KHAS Jember - ZONA INDONESIA)
Rektor UIN KHAS Jember, Profesor Hepni. (Foto: Dok/Humas UIN KHAS Jember - ZONA INDONESIA)

JEMBER – Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember meluncurkan Sistem Perencanaan, Penganggaran, dan Kinerja (SIPRIMA) di Hotel Luminor Jember, Rabu (17/6/2026).

Hal tersebut sebagai langkah digitalisasi tata kelola perencanaan dan penganggaran institusi.

Peluncuran SIPRIMA berlangsung bersamaan dengan kegiatan Review dan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKAKL) Tahun Anggaran 2027 yang digelar hingga Jumat (19/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Rektor UIN KHAS Jember, Wakil Rektor I, II, dan III, Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), serta sekitar 60 peserta dari fakultas, lembaga, unit, dan tim kerja di lingkungan kampus.

SIPRIMA hadir untuk mengintegrasikan proses perencanaan, penganggaran, penyusunan perjanjian kinerja, hingga evaluasi dalam satu sistem digital berbasis web dan aplikasi Android. 

Sistem ini juga menjawab berbagai kendala administrasi yang selama ini muncul akibat penggunaan banyak berkas spreadsheet terpisah dalam penyusunan RKAKL.

“Peluncuran SIPRIMA bukan sekadar pembaruan platform teknologi, melainkan lompatan strategis dalam memastikan setiap rupiah anggaran institusi terkelola secara efektif, berdampak, dan terhubung langsung dengan target kinerja prioritas,” ujar Rektor UIN KHAS Jember.

Aplikasi tersebut dirancang untuk memperkuat keterkaitan antara alokasi anggaran dengan 10 Program Prioritas Rektor atau Dasacita. 

Melalui sistem yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi (SISTER), pegawai dapat mengakses layanan menggunakan satu akun sehingga mempermudah koordinasi dan penyusunan dokumen kerja antarunit.

Kepala Biro AUPK UIN KHAS Jember menjelaskan bahwa SIPRIMA dilengkapi lebih dari 18 modul yang mendukung pengelolaan anggaran secara menyeluruh.

“Dengan lebih dari 18 modul fitur yang terintegrasi, proses rekapitulasi pagu, pemantauan Rencana Penarikan Dana (RPD), hingga jejak audit perubahan anggaran dapat dilakukan secara instan dan komprehensif. Ini merupakan mitigasi risiko sekaligus instrumen kontrol penuh terhadap ritme serapan anggaran kampus,” jelas Kepala Biro AUPK UIN KHAS Jember.

Selain itu, SIPRIMA telah disesuaikan dengan regulasi Standar Biaya Masukan (SBM) dan Standar Biaya Keluaran (SBK) nasional maupun institusi. 

Sistem ini juga menyediakan fitur audit trail, penguncian data otomatis setelah pengajuan, serta mekanisme keamanan jaringan untuk menjaga validitas dokumen dan mendukung transparansi pengelolaan anggaran.

Melalui implementasi SIPRIMA dalam penyusunan RKAKL 2027, UIN KHAS Jember berharap tata kelola perencanaan dan penganggaran dapat berjalan lebih tertib, efisien, dan akuntabel sehingga mendukung peningkatan kualitas layanan serta penguatan reputasi institusi di tingkat nasional.

Penulis: Zainul Hasan – ZONA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *