JEMBER — Memasuki hari kelima operasi pencarian, Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban laka laut dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Pantai Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Minggu (23/8/2026).
Korban atas nama Moh. Sholihin (34) ditemukan berjarak sekitar 6 kilometer dari titik awal hilangnya korban akibat perahu nelayan dihantam ombak besar.
Insiden tragis ini bermula pada Rabu (19/8/2026) dini hari pukul 02.00 WIB.
Sebuah perahu nelayan yang diawaki oleh lima orang dihantam ombak tinggi di perairan setempat.
Dari total lima orang di atas perahu, satu orang korban selamat atas nama Samino (65), sementara empat korban lainnya sempat dilaporkan hilang.
Dengan ditemukannya Moh. Sholihin, total korban yang telah ditemukan meninggal dunia kini berjumlah dua orang, menyusul penemuan korban Sahwiyanto (46) pada hari pertama kejadian, Selasa (18/8/2026).
Saat ini, fokus operasi SAR diarahkan untuk menemukan dua korban tersisa yang masih dalam proses pencarian, yaitu:
- Mujai (58), warga Desa Mojosari, Kecamatan Puger;
- Samsul (45), warga Desa Mojosari, Kecamatan Puger.
Kronologi Operasi Hari Kelima
Pada Minggu (23/8/2026) pagi, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) bersama Tim SAR Gabungan langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan briefing dan membagi tim menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU):
- SRU 1 melakukan penyisiran visual di atas permukaan laut menggunakan perahu karet (Rubber Boat) milik Basarnas.
- SRU 2 melaksanakan penyisiran darat di sepanjang garis Pantai Paseban sejauh kurang lebih 3 kilometer.
Pukul 14.00 WIB, tim menerima informasi dari nelayan mengenai adanya jenazah yang terdampar.
Pukul 14.15 WIB, tim gabungan berhasil mengevakuasi korban Moh. Sholihin dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah kemudian langsung dibawa menggunakan ambulans ke rumah duka di Desa Mojosari, Kecamatan Puger, untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Meskipun terkendala tinggi gelombang laut di Pantai Paseban yang mencapai kisaran 4 meter, operasi pencarian dilanjutkan hingga pukul 17.00 WIB sebelum akhirnya dihentikan sementara.
Rencana Tindak Lanjut
Operasi SAR akan kembali dilanjutkan pada Senin (24/8/2026) esok hari.
BPBD Kabupaten Jember bersama Basarnas dan unsur SAR gabungan akan mengerahkan personel kembali guna melanjutkan pencarian dua korban yang belum ditemukan, serta memberikan dukungan logistik bagi keluarga korban yang ditinggalkan.
Operasi SAR ini melibatkan sinergi lintas instansi dan elemen masyarakat, meliputi:
- BPBD Kabupaten Jember
- Kantor Pencarian & Pertolongan (Basarnas) Banyuwangi
- Polairud Polres Jember
- TNI AL Pos Jember
- Unsur Relawan (Barat Daya, Kencong, MDMC, Kokam)
- Masyarakat sekitar
Penulis: Zainul Hasan – ZONA INDONESIA













