86 Mahasiswa Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Lulus pada Yudisium ke-XXXI

Yudisium ke-XXXI Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, Senin (6/7/2026). (Foto: Istimewa - ZONA INDONESIA)
Yudisium ke-XXXI Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, Senin (6/7/2026). (Foto: Istimewa - ZONA INDONESIA)

JEMBER – Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember resmi meluluskan 86 mahasiswa pada Yudisium ke-XXXI yang digelar di Ballroom Hotel Luminor, Senin (6/7/2026).

Momentum sakral ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan dekanat, kepala program studi, serta para tenaga pendidik.

Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan UIN KHAS Jember, Prof. Muhammad Khusna Amal, menegaskan bahwa para lulusan kini bukan sekadar menyandang gelar sarjana, melainkan telah menjadi kaum intelektual dan cendekiawan muslim yang diharapkan mampu mengambil peran strategis di masyarakat dan negara.

Mengutip sebuah motto penting, Prof. Amal mengingatkan para yudisi untuk menanamkan prinsip “Ready to Lead and Ready to be Led“.

“Siapapun Anda, saya pikir harus memiliki kesiapan baik mental, spiritual maupun material untuk bisa menjadi pemimpin. Anda harus siap memimpin dan siap untuk dipimpin,” tutur Prof. Amal.

Ia juga menambahkan bahwa sebelum memimpin orang lain dalam skala yang lebih luas, seorang pemimpin yang hebat harus mampu mengarahkan dirinya sendiri terlebih dahulu agar bisa menginspirasi dan mendorong perubahan sosial yang positif.

Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, Wildani Hefni, menyampaikan bahwa yudisium merupakan penanda penting peralihan status mahasiswa yang telah berhasil menuntaskan masa studinya.

“Yudisium adalah menjadi penanda bahwa Anda berbeda dengan sebelumnya. Kalau Anda masih merasa sama dengan yang kemarin, berarti Anda masih ingin melanjutkan semester berikutnya,” ujar Wildan kelakar namun penuh makna.

Wildan juga berpesan agar para lulusan tidak melupakan almamater mereka.

Ia berharap, sejauh mana pun para yudisi melangkah atau berpindah domisili demi tuntutan pekerjaan kelak, mereka akan selalu mengingat Fakultas Syariah sebagai rumah kedua tempat mereka pulang. (Adv)

Penulis: Zainul Hasan – ZONA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *