BANGKALAN — Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, K.H.R. Ahmad Azaim Ibrahimy, memberikan pesan kepada para alumni saat membuka Musyawarah Besar (MUBES) XI Ikatan Santri Alumni Salafiyah Syafi’iyah (IKSASS) di Pondok Pesantren Salafiyah Sa’idiyah Bangkalan, Minggu (17/5/2026).
Dalam forum tertinggi alumni tersebut, Kiai Azaim berpesan agar alumni merawat semangat juang dan pengabdian tanpa batas kepada masyarakat.
Kiai Azaim mengajak seluruh alumni yang tersebar di berbagai daerah untuk menjadikan MUBES XI bukan sekadar agenda organisasi lima tahunan, melainkan sebagai sarana memperkuat kontribusi nyata.
Ia menegaskan bahwa kiprah alumni harus menyentuh empat pilar utama, yaitu bidang pendidikan, sosial, keagamaan, dan kebangsaan.
“Kita harus terus mengikhtiarkan perjuangan lahir dan batin, dengan kesungguhan jiwa dan raga demi keberlanjutan perjuangan IKSASS,” tegas Kiai Azaim dalam tausiyahnya.
Beliau juga menaruh harapan besar pada kepengurusan baru yang akan terpilih dalam MUBES XI ini.
Beliau berpesan agar para pemimpin IKSASS ke depan mampu menakhodai organisasi dengan cara yang adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap kokoh memegang teguh nilai-nilai luhur dan ideologi perjuangan pesantren.
Melalui pesan-pesan tersebut, Kiai Azaim mengingatkan bahwa esensi utama dari seorang alumni adalah melanjutkan estafet pengabdian para guru demi mewujudkan tatanan negeri yang beradab dan berperadaban.
Penulis: Zainul Hasan – ZONA INDONESIA












