Daerah  

Tiga Kandidat Ikuti Tes Tulis, Desa Kemirian Bondowoso Bersiap Gelar Pilkades PAW

Kepala Dinas PMD Bondowoso, Camat Tamanan dan kandidat serta sejumlah perangkat desa foto bersama usai pelaksanaan tes Bacakades PAW di Kecamatan Tamanan. (Foto: Ubay - ZONA INDONESIA).
Kepala Dinas PMD Bondowoso, Camat Tamanan dan kandidat serta sejumlah perangkat desa foto bersama usai pelaksanaan tes Bacakades PAW di Kecamatan Tamanan. (Foto: Ubay - ZONA INDONESIA).

BONDOWOSO – Desa Kemirian, Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso, bersiap menggelar Pemilihan Kepala Desa Penggantian Antarwaktu (PAW) yang direncanakan pada Oktober 2026.

Tiga bakal calon kepala desa, yakni Abdur Rahman, Evan Bahanton, dan Norhasan, telah mengikuti tes tulis di Kecamatan Tamanan, pada Senin (28/9/2026).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bondowoso Mahfud Djunaedi mengatakan, tes tulis merupakan salah satu tahapan dalam proses seleksi bakal calon kepala desa PAW.

Materi yang diujikan meliputi pengetahuan umum serta tata kelola pemerintahan desa.

Setelah tes tulis, DPMD bersama panitia akan melakukan verifikasi terhadap kelengkapan dan keabsahan berkas para bakal calon.

Tahapan tersebut menjadi bagian dari proses penyaringan sebelum calon ditetapkan untuk mengikuti tahapan berikutnya.

Selanjutnya, proses PAW akan berlanjut ke Musyawarah Desa (Musdes) untuk menentukan perwakilan masyarakat yang memiliki hak suara.

Perwakilan tersebut mencakup unsur Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD), penerima PKH, tokoh masyarakat, perangkat desa, kepala dusun, hingga ketua RT.

Sementara itu, Camat Tamanan Abdul Mufid mengatakan, pihaknya memberikan perhatian terhadap seluruh rangkaian tahapan PAW Kades Kemirian.

Ia mengimbau panitia, bakal calon, dan masyarakat bersama-sama menjaga keamanan serta kondusivitas selama proses berlangsung.

“Kami mengimbau kepada seluruh panitia, bakal calon kepala desa, serta lapisan masyarakat Desa Kemirian untuk bersama-sama menjaga kondusivitas selama seluruh tahapan PAW ini berlangsung,” kata Mufid, Selasa (29/9/2026).

Menurut Mufid, perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi.

Namun, kata dia, kerukunan, persatuan, dan keamanan wilayah tetap harus menjadi perhatian bersama.

“Pilihan boleh berbeda, namun menjaga kerukunan, persatuan, dan keamanan wilayah harus tetap menjadi prioritas utama kita semua,” ujarnya.

Ia juga berharap kepala desa yang nantinya terpilih mampu menjalankan kepemimpinan secara optimal meski masa jabatan hasil PAW relatif singkat.

Figur terpilih diharapkan memiliki visi serta kemauan bekerja untuk meningkatkan pelayanan dan pembangunan di Desa Kemirian.

“Siapapun nanti yang dipercaya dan terpilih menjadi Kepala Desa Kemirian, kami berharap beliau mampu membawa perubahan yang positif dan signifikan bagi desa. Meskipun masa jabatan hasil PAW ini relatif singkat, waktu yang ada harus dioptimalkan dengan baik,” tuturnya.

Mufid menekankan, nantinya kepala desa terpilih harus segera bekerja, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menyerap dan merealisasikan aspirasi warga.

Saat ini, panitia PAW Desa Kemirian masih mematangkan berbagai persiapan teknis dan administratif untuk memastikan seluruh tahapan pemilihan berjalan lancar dan sesuai ketentuan.

Pewarta: Ubay – ZONA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *