JEMBER – Sebanyak 471 santri putra Pondok Pesantren (PP) Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo asal Kabupaten Jember kembali ke pesantren menggunakan 9 armada Bus Baja (Balik Jamaah).
Prosesi pelepasan berlangsung di depan Pendapa Wahyawibawagraha pada Minggu (29/3/2026), sekitar pukul 09.30 WIB.
Ratusan santri tersebut bertolak menuju Dusun Sukorejo, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.
Ketua Ikatan Santri dan Alumni Salafiyah Syafi’iyah (IKSASS) Rayon Jember, KH. Abdul Aziz, menyampaikan pesan kepada para santri agar menjaga kedisiplinan selama berada di lingkungan pesantren.
“Setibanya di Sukorejo, ingat selalu peraturan-peraturan pesantren. Jangan sampai melanggar,” pesannya.
Ia juga mengingatkan agar para santri meluruskan niat dalam menuntut ilmu, sehingga apa yang diperoleh dapat membawa manfaat dan keberkahan.
“Mudah-mudahan dengan dengan ridha kedua orang tua dan guru kita senantiasa diberikan kelancaran oleh Allah dan apa yang menjadi cita-cita kalian bisa tercapai, sehingga kembali ke Kabupaten Jember nantinya menjadi anak yang dapat dibanggakan orangtua dan negara,” pungkasnya.
Adapun untuk santri putri asal Kabupaten Jember, dijadwalkan kembali ke pesantren besok Senin (30/3/2026) dengan armada serupa yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Jember.
(Penulis: Zainul Hasan – ZONA INDONESIA)












