Gus Jaddin Gandeng Tim IT untuk Sukseskan Pendaftaran Bacabup Jember Lewat Jalur Independen

Gus Jaddin saat diwawancarai awak media di kediamannya. (Foto: Teamwork)
Gus Jaddin saat diwawancarai awak media di kediamannya. (Foto: Teamwork)

JEMBER – Muhammad Jaddin Wajad, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Ghofilin Jember, benar-benar mempersiapkan segalanya untuk bertarung dalam kontestasi Pilkada 2024 mendatang.

Meski maju melalui jalur independen sebagai bakal calon bupati (Bacabup) Kabupaten Jember, Gus Jadin, sapaan akrabnya, telah mengambil langkah strategis dengan menggandeng Tim IT profesional.

Tim IT inilah nantinya yang akan membantu dalam proses pendaftaran dan mengelola data dukungan dari masyarakat.

Dalam sebuah wawancara di kediamannya, Gus Jaddin mengungkapkan bahwa tim IT tersebut akan berperan penting dalam mengelola data dukungan yang telah ia peroleh sebanyak lebih dari 130.000 orang.

Tim IT ini akan membantu dalam menginput data dari KTP pendukungnya ke dalam program aplikasi khusus yang telah mereka rancang.

“Tujuannya adalah untuk memastikan data yang kami terima dapat diolah dengan baik dan menghindari kesalahan, seperti data kembar dan sebagainya,” ungkap Gus Jaddin, Kamis (09/05/2024).

Gus Jaddin, putra bungsu almarhum KH Muhammad Farid Wajdi, menjelaskan bahwa aplikasi khusus ini telah disiapkan sejak awal.

Keunggulan dari aplikasi ini adalah kemampuannya untuk menginput data dengan cepat dan melakukan pemilahan data secara efisien sehingga tidak ada masalah saat data tersebut didaftarkan ke KPU.

Sehingga, jika terdapat data yang kembar, maka aplikasi ini akan secara otomatis menolaknya.

“Selain itu, aplikasi ini juga memiliki keunggulan lainnya, yaitu kemampuan untuk menginput data dengan lebih cepat daripada secara manual yang membutuhkan waktu berbulan-bulan,” jelasnya.

Gus Jaddin juga mengungkapkan bahwa sebelumnya dirinya telah mendapatkan lebih dari 150.000 dukungan dari masyarakat.

Namun, melalui proses verifikasi menggunakan aplikasi ini, terdapat lebih dari 30.000 data yang kembar.

Mengingat, partisipasi masyarakat dalam memberikan dukungan kepada Gus Jaddin bervariasi, ada yang memberikan ratusan bahkan ribuan dukungan.

Oleh karena itu, adanya aplikasi rancangan Tim IT Gus Jaddin ini sangat penting untuk meminimalisir kesalahan data, seperti data yang kembar.

Setelah proses verifikasi selesai, Tim IT Gus Jaddin akan melakukan seleksi bersama tim untuk memastikan tidak ada lagi kesalahan data sebelum data tersebut diserahkan kepada KPU.

“Meskipun prosesnya menjadi lebih cepat dengan menggunakan aplikasi ini, namun tetap membutuhkan waktu karena jumlah data yang sangat besar,” papar Gus Jaddin.

Beliau juga menekankan bahwa terdapat konsekuensi khusus jika data yang diserahkan tidak lengkap atau tidak memenuhi persyaratan dari KPU Jember.

Salah satu persyaratan untuk maju sebagai bacabup melalui jalur independen adalah mendapatkan dukungan minimal 10% dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Jika tidak dapat memenuhi persyaratan tersebut, maka Gus Jaddin harus menghadapi konsekuensinya.

Berdasarkan informasi tim, kata Gus Jaddin, jika terdapat 1 data yang tidak terpenuhi, maka dirinya harus menggantinya dengan 10 data lainnya.

“Oleh karena itu, aplikasi ini juga dirancang untuk meminimalisir risiko tersebut,” jelasnya.

Selain itu, Gus Jaddin juga menjelaskan bahwa dirinya tidak mengeluarkan biaya apapun untuk menyewa tim IT profesional ini.

Ia hanya mengeluarkan biaya operasional yang minimal.
Tim IT ini terdiri dari salah satu santri dan jamaah dari Pondok Pesantren Al-Ghofilin yang dipimpin oleh Gus Jaddin.

Gus Jaddin juga menyebutkan bahwa anggota tim IT ini juga memiliki pengalaman dalam merancang aplikasi-aplikasi besar yang sudah dikenal oleh masyarakat.

“Salah satu anggota tim ini juga terlibat dalam merancang aplikasi pemesanan tiket kereta api (Access by KAI). Selain itu, ia juga merancang aplikasi belanja online yang sudah sangat dikenal dan digunakan oleh masyarakat sehari-hari,” tutup Gus Jaddin.

(Penulis: Zainul Hasan / Zona Indonesia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *