Daerah  

Bantu Rakyat di Lereng Ijen, PAN Bondowoso Fasilitasi Isbat Nikah Gratis Puluhan Pasangan

Ketua DPD PAN Bondowoso H. Us'ari, menyapa warga Sempol dalam momen sidang terpadu isbat nikah gratis, di Kecamatan Sempol, Jumat (25/9/2026). (Foto: Ubay - ZONA INDONESIA
Ketua DPD PAN Bondowoso H. Us'ari, menyapa warga Sempol dalam momen sidang terpadu isbat nikah gratis, di Kecamatan Sempol, Jumat (25/9/2026). (Foto: Ubay - ZONA INDONESIA

BONDOWOSO – Persoalan legalitas pernikahan yang bertahun-tahun dihadapi sejumlah warga Sempol (Ijen) mendapat jalan keluar melalui program isbat nikah gratis yang difasilitasi DPD PAN Bondowoso, Jumat (25/9/2026).

Puluhan pasangan mengikuti proses tersebut untuk mendapatkan kepastian hukum atas pernikahan yang sebelumnya telah dilangsungkan secara agama.

Program ini menjadi salah satu bentuk kehadiran PAN Bondowoso dalam membantu masyarakat, terutama warga yang menghadapi keterbatasan biaya maupun akses untuk mengurus legalitas pernikahan melalui jalur hukum.

Ketua DPD PAN Bondowoso H. Us’ari mengatakan, dokumen pernikahan bukan sekadar kelengkapan administrasi.

Keberadaan buku nikah berkaitan dengan berbagai kebutuhan keluarga, termasuk pengurusan dokumen kependudukan anak dan kartu keluarga.

“Banyak warga yang pernikahannya sudah berlangsung secara agama, tetapi belum tercatat secara negara, ada yang terkendala biaya dan ada pula persoalan akses,” ujar Us’ari.

Melalui fasilitasi tersebut, warga tidak perlu menanggung biaya proses isbat nikah.

Persidangan dilakukan dengan melibatkan hakim Pengadilan Agama untuk memeriksa dan menentukan status hukum pernikahan masing-masing peserta.

Bagi pasangan yang memperoleh penetapan isbat nikah, dokumen tersebut selanjutnya menjadi dasar dalam proses penerbitan buku nikah melalui KUA.

Dengan demikian, status perkawinan mereka dapat tercatat secara resmi dalam administrasi negara.

Us’ari menegaskan, PAN ingin keberadaan partai tidak hanya terlihat dalam kegiatan politik, tetapi juga dapat dirasakan melalui program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Bantu rakyat merupakan kewajiban kami. Kami ingin hadir dan dekat dengan masyarakat, termasuk membantu warga yang selama ini kesulitan menyelesaikan persoalan administrasi,” kata Us’ari.

Ia menyebut program isbat nikah tersebut tidak berhenti di Sempol. PAN Bondowoso berencana menjalankan kegiatan serupa secara bertahap di kecamatan lain yang memiliki kebutuhan serupa.

Pelaksanaan program tersebut juga mendapat dukungan dari pemerintah desa, Kecamatan Sempol, Pengadilan Agama, Kementerian Agama, dan Dispendukcapil.

Kolaborasi lintas lembaga dinilai penting agar proses legalisasi pernikahan warga dapat berjalan sesuai ketentuan.

Salah seorang peserta mengaku lega karena persoalan dokumen pernikahan yang selama ini menjadi kendala keluarganya akhirnya dapat diselesaikan.

Ia menyebut ketiadaan buku nikah sebelumnya turut menyulitkan pengurusan sejumlah administrasi yang berkaitan dengan anak.

“Kami sangat terbantu. Terima kasih kepada PAN Bondowoso dan semua pihak yang sudah membantu sehingga pernikahan kami sekarang mendapatkan pengakuan dari negara,” ujarnya.

Pewarta: Ubay – ZONA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *