SITUBONDO — Kebakaran melanda kawasan pemukiman warga di Dusun Krajan, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Kamis (13/8/2026) siang.
Tiga unit bangunan yang terdiri dari gudang pupuk organik, kandang ayam, dan gudang kayu milik warga setempat ludes terbakar setelah diterjang percikan bara api yang terbawa angin kencang.
Peristiwa naas tersebut terjadi sekira pukul 14.00 WIB.
Bangunan semi-permanen berukuran 100 x 50 meter milik Andi Herwanto (51) dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat amukan si jago merah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, api pertama kali muncul bukan dari dalam area gudang, melainkan dari rumpun bambu yang terbakar di sisi timur dengan jarak sekitar 50 meter dari lokasi kejadian.
Hembusan angin yang cukup kencang membuat percikan serta bara api beterbangan hingga hinggap di atap dan material gudang yang mudah terbakar.
“Penyebab kebakaran diduga berasal dari pembakaran bambu di arah timur lokasi kejadian. Karena angin bertiup kencang, bara api beterbangan dan menyambar area gudang,” ungkap Kepala Pusdalops PB-BPBD Situbondo, Puriyono.
Saat kejadian berlangsung, pemilik gudang, Andi Herwanto, sedang berada di kediamannya dan baru mengetahui musibah tersebut setelah dihubungi oleh warga setempat.
Sementara itu, Mandor Gudang, Iwan, langsung berkoordinasi dengan pihak dusun dan perangkat desa guna meminta bantuan darurat.
Warga sekitar sempat bergotong-royong memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya sebelum bantuan pemadam kebakaran tiba.
Selang beberapa menit kemudian, satu unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Situbondo wilayah Posko Asembagus diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan secara intensif.
Petugas pemadam kebakaran bersama tim gabungan yang terdiri dari Pusdalops & TRC BPBD Kabupaten Situbondo, Satpol PP, Tagana Dinsos, jajaran Polsek dan Koramil Banyuputih, serta Pemerintah Desa Sumberejo bahu-membahu melokalisir pergerakan api.
Amukan si jago merah akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 16.40 WIB.
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Situbondo mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.
Namun, kerugian material yang dialami pemilik gudang ditaksir mencapai Rp100.000.000 (seratus juta rupiah), mencakup kerusakan fisik bangunan semi-permanen beserta seluruh isinya.
Pihak BPBD Kabupaten Situbondo bersama instansi terkait telah melakukan pengkajian cepat (assessment) kerusakan di lokasi serta menyiapkan tahap Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana (Jitupasna) guna menyalurkan bantuan logistik penanganan lanjutan bagi korban terdampak.
Penulis: Fathur Rozi – ZONA INDONESIA














