Bahlil Lontarkasn Isu BBM Cuma 21 Hari, Warga Jember Langsung Panic Buying

Warga Jember antre di salah satu SPBU, Kamis (5/3/2026) malam. (Foto: Teamwork - ZONA INDONESIA)
Warga Jember antre di salah satu SPBU, Kamis (5/3/2026) malam. (Foto: Teamwork - ZONA INDONESIA)

JEMBER – Warga di Kabupaten Jember memadati sejumlah SPBU sejak Kamis (5/3/2026) siang hingga petang.

Mereka antre panjang untuk membeli BBM dalam jumlah banyak karena takut kehabisan stok.

Fenomena itu menyusul pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang mengatakan bahwa BBM RI cuma 21-25 hari pada Rabu (4/3/2026).

Padahal sesaat setelah pernyataan itu mencuat, Bahlil kembali meluruskan bahwa cadangan BBM di Indonesia tidak dalam situasi darurat.

Hingga Jumat dini hari (6/3/2026), warga masih antre di SPBU terutama di kawasan kota, beberapa bahkan ditengarai menimbun BBM.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait langsung mengambil sikap.

Ia seketika menggelar rapat koordinasi dengan berbagai pihak untuk mengurai persoalan ini.

Dalam keterangannya, Gus Fawait menegaskan bahwa stok BBM di Kabupaten Jember aman dan melimpah.

“Berdasarkan data dari Pertamina, stok BBM di Jember mencukupi,” katanya.

Senada, Ketua Hiswana Migas DPC Besuki, Ikbal Wilda Fardana, mengungkapkan bahwa distribusi dari depo ke SPBU terpantau lancar.

“Bahkan di beberapa SPBU cadangan BBM masih tersedia hingga 14 ribu liter. Dengan jumlah tersebut, masyarakat tidak perlu khawatir akan potensi kelangkaan BBM dalam waktu dekat,” bebernya.

(Penulis: Tim Redaksi ZONA INDONESIA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *