JEMBER – Sebanyak kurang lebih 18 murid Taman Kanak-Kanak (TK) di Kabupaten Jember dilaporkan mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu, 20 Mei 2026.
Hingga tadi malam, beberapa korban masih harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan puskesmas setempat.
Berdasarkan data yang dihimpun, dari total korban yang terdampak, 4 anak saat ini tengah menjalani opname di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kaliwates, 1 anak dirawat di Puskesmas (PKM) Kaliwates, dan 1 anak di Puskesmas Jember Kidul.
Sementara itu, anak-anak lainnya diperbolehkan pulang dan hanya menjalani rawat jalan.
Diketahui, pasokan makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan tersebut berasal dari SPPG Mitra Kaliwates 7 yang berlokasi di Jalan Teratai.
Menanggapi insiden serius ini, Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Jember langsung mengambil langkah dan sikap tegas.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Jember sekaligus Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) MBG, Achmad Imam Fauzi, menyatakan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan segera menindak penyedia makanan tersebut.
“Satgas akan tegas meminta penutupan SPPG tersebut. Sebenarnya SPPG ini sudah sering diingatkan karena sering masuk ke kanal Wadul Guse akibat adanya keluhan dari masyarakat,” ujar Achmad Imam Fauzi dalam keterangan resminya.
Fauzi memaparkan, Satgas MBG berkomitmen penuh untuk mengusut tuntas kelayakan dapur penyedia program makan gratis ini agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.
“Satgas lewat jaringan institusi di dalamnya akan proaktif turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi dapur di tingkat kecamatan,” tegasnya.
Di sisi lain, Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, turut menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa anak-anak TK tersebut.
Pihak pemerintah daerah juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada para korban dan keluarga.
“Mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada korban serta orang tua korban. Semoga kejadian ini adalah kejadian terakhir yang terjadi di Kabupaten Jember,” pungkasnya.
Penulis: Zainul Hasan – ZONA INDONESIA












