News  

Warga Desa Pakel dan PT Bumisari Tandatangani Kesepakatan Kerjasama di Banyuwangi

Warga Desa Pakel dan PT Bumisari bermusyawarah di Balai Desa Pakel, Rabu (24/4/2024). (Foto: Istimewa)
Warga Desa Pakel dan PT Bumisari bermusyawarah di Balai Desa Pakel, Rabu (24/4/2024). (Foto: Istimewa)

BANYUWANGI  – Setelah sekian lama, warga Desa Pakel, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, akhirnya sepakat untuk bergandengan tangan dengan perusahaan perkebunan PT Bumisari Maju Sukses. 

Kesepakatan ini terjadi berkat inisiasi Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Nanang Haryono.

Harapannya, kesepakatan ini akan membawa dampak positif bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Pada Rabu malam (24/4/2024), di Kantor Desa Pakel, warga yang setuju untuk bermitra dengan PT Bumisari telah menandatangani surat pernyataan. 

Hadir dalam acara tersebut Kapolresta Banyuwangi, Camat Licin, dan perangkat Desa Pakel sebagai saksi. 

Sebagai tanda penghargaan dan ketulusan niat, manajemen PT Bumisari langsung menyerahkan taliasih kepada warga.

Selanjutnya, sesuai kesepakatan, warga berhak mendapatkan penghasilan dengan ikut bekerja merawat tanaman di areal perkebunan. 

Selain itu, mereka juga boleh melakukan aktivitas pertanian tumpangsari di bawah tegakan atau di bawah komoditas tanaman.

Mu’arif, perwakilan warga Desa Pakel, mengucapkan terima kasih kepada Kapolresta Banyuwangi yang telah memberikan bantuan dan solusi.

“warga Desa Pakel telah lama ingin hidup damai dan rukun,” ucap Mu’arif.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Nanang Haryono, mengajak warga Desa Pakel untuk selalu menjaga kerukunan antarwarga dan dengan pelaku investasi di wilayah tersebut, yaitu PT Bumisari.

“Kepolisian akan terus mendampingi warga dan akan bertindak tegas terhadap oknum yang melakukan intimidasi atau tindakan lainnya,” tandasnya.

Pihak PT Bumisari, yang diwakili oleh Goenawan Soegondo, menyambut baik keputusan warga Desa Pakel untuk bermitra. 

Dia optimis bahwa kesepahaman yang terjalin akan membawa manfaat positif bagi kedua belah pihak. 

Goenawan juga berkomitmen untuk memperbaiki perkebunan dan melibatkan warga dalam upaya perbaikan tersebut.

“Saya butuh banyak pekerja. Saya juga ingin warga bisa bekerja bersama-sama memperbaiki perkebunan Pakel,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten tidak dapat disalin