Advokat Desak DPRD Situbondo Nonaktifkan Afif Reza Rimunda Usai Terjerat Kasus Narkoba

Supriyono, Advokat di Kabupaten Situbondo. (Foto: Dok/Teamwork - ZONA INDONESIA)
Supriyono, Advokat di Kabupaten Situbondo. (Foto: Dok/Teamwork - ZONA INDONESIA)

SITUBONDO — Advokat Senior Kabupaten Situbondo, Supriyono, menggelar aksi demo tunggal di Gedung DPRD Situbondo pada Selasa (6/10/2026).

Aksi tersebut dilakukan untuk mendesak Badan Kehormatan (BK) DPRD Situbondo memproses dan menonaktifkan anggota DPRD dari Fraksi Gerindra, Afif Reza Rimunda, yang terjerat kasus penyalahgunaan narkoba.

Dalam aksinya, Supriyono menyerahkan aduan resmi kepada Ketua BK DPRD Kabupaten Situbondo, Siti Maria Ulfa.

Ia meminta BK segera melakukan penyelidikan dan verifikasi atas dugaan tindak pidana narkotika yang melibatkan legislator Komisi III tersebut pasca terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Surabaya.

“Sebagai pembina sosial dan politik, saya ikut mengawasi tingkah laku anggota DPRD Situbondo yang diduga melakukan tindakan penyalahgunaan narkotika. Karena yang bersangkutan telah menjalani rehabilitasi di Polrestabes Surabaya, secara fakta hukum sudah jelas bahwa dia adalah pengguna narkotika,” ujar Supriyono.

Supriyono juga menekankan pentingnya evaluasi kedudukan Afif Reza sebagai wakil rakyat.

Ia merujuk pada Pasal 240 Ayat (1) huruf h Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, yang mensyaratkan setiap calon anggota legislator harus sehat jasmani, rohani, serta bebas dari narkoba.

Menurutnya, pelanggaran terhadap ketentuan tersebut harus dijatuhi sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.

Menanggapi aduan tersebut, Ketua BK DPRD Situbondo, Siti Maria Ulfa, mengonfirmasi telah menerima berkas laporan dari Supriyono.

Namun, pihaknya belum bisa melangkah lebih jauh sebelum ada disposisi atau perintah resmi dari pimpinan dewan.

“Surat aduan sudah kami terima. Namun, karena BK bekerja berdasarkan penugasan langsung dari pimpinan DPRD, kami masih menunggu arahan pimpinan untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya,” jelas Maria Ulfa.

Penulis: Fathur Rozi – ZONA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *