JEMBER – Anggota Komisi D DPRD Jember Ahmad Syahri Assidiqi meminta maaf setelah video dirinya bermain game Clash of Clans (CoC) sambil merokok saat rapat penanganan stunting di Gedung DPRD Jember viral di media sosial, Rabu (13/5/2026).
Rapat tersebut membahas penanganan stunting dan dihadiri Dinas Kesehatan, BPJS, serta kepala puskesmas se-Kabupaten Jember.
Video yang beredar memicu kritik publik karena perilaku anggota dewan itu dinilai tidak mencerminkan keseriusan dalam membahas persoalan kesehatan masyarakat.
Politisi Partai Gerindra yang akrab disapa Gus Syahri itu mengakui kesalahannya dan menyebut tindakannya sebagai bentuk kekhilafan.
“Saya sadar apa yang saya lakukan. Saya khilaf. Semoga ini menjadi pembelajaran dalam hidup saya,” kata Syahri.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Jember serta jajaran Partai Gerindra atas kegaduhan yang muncul akibat video tersebut.
“Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat, khususnya kepada masyarakat Jember. Ini pembelajaran dalam hidup saya,” ujarnya.
Syahri mengaku siap menerima konsekuensi maupun sanksi dari partai dan DPRD Jember atas tindakannya saat rapat berlangsung.
Kasus tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan warganet karena rapat membahas isu stunting yang menjadi perhatian publik, sementara dalam video terlihat anggota dewan bermain gim dan merokok di ruang rapat ber-AC.
Penulis: Zainul Hasan – ZONA INDONESIA












