News  

Perbaikan Jalan Pantai Bandealit Jember Masuk Tahap Pengaspalan

Proses pengaspalan Jalan Pantai Bandealit. (Foto: Diskominfo Jember)
Proses pengaspalan Jalan Pantai Bandealit. (Foto: Diskominfo Jember)

Brichio.com, JEMBER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mulai melakukan pengaspalan jalan menuju Pantai Bandealit sepanjang 14 kilometer di Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo.

Pengaspalan kali ini hanya sepanjang 1 kilometer saja, sedangkan 13 kilometer sisanya bakal digarap pada 2024 mendatang sesuai alokasi APBD Kabupaten Jember.

Bupati Jember, Hendy Siswanto, meninjau lokasi pengerjaan proyek tersebut pada Rabu, 29 November 2023, bersama Dandim 0824/Jember, Letkol Inf Rahmat Cahyo Dinarso; Kepala ATR/BPN Jember, Akhyar Tarfi; Sekretaris Daerah Jember, Hadi Sasmito; sejumlah kepala OPD, dan jajaran PLN Jember.

“Pemkab akan bekerja sama dengan PLN untuk memasang aliran listrik menuju pemukiman dan Pantai Bandealit. Termasuk memberikan penerangan jalan umum (PJU), serta mengupayakan adanya saluran internet koordinasi melalui Diskominfo Jember,” ujar Hendy, sapaan akrab Bupati Jember.

Dia menegaskan, perbaikan jalan ini memang sangat diperlukan, mengingat ada ratusan warga Jember yang tinggal di Bandealit dan memerlukan perbaikan akses tersebut untuk beraktivitas. 

Jika pengaspalan pada 2024 rampung sampai ke Pantai Bandealit, Hendy optimis bakal banyak potensi yang dapat dieksplore, mulai edukasi berbasis hutan yang dapat dikembangkan melalui Taman Nasional Meru Betiri, dan lainnya.

“Kalau jalan sudah bagus, masyarakat diimbau untuk menjaga kelestarian hutan. Ada bunga raflesia yang sangat langka, ada juga Pantai Bandealit yang sangat menawan di sini,” ungkap Hendy.

Kearifan lokal keduanya tersebut tentunya bakal membuat masyarakat Jember, Jawa Timur, dan Indonesia bahkan seluruh dunia terpukau. 

“Jika semua terjadi, berlajan dengan baik, masyarakat mendukung, dan keamanan terjaga, tentu akan memajukan perekonomian dan memakmurkan masyarakat Jember,” pungkas Hendy.

Penulis: Zainul Hasan | Editor: Hermanto

Konten tidak dapat disalin