Bupati Jember Lantik 50 Pejabat Eselon II dan III, Ini Daftarnya!

Pelantikan 50 pejabat Eselon II dan III di Aula Pendapa Wahyawibawagraha, Jumat (2/1/2026). (Foto: Dok/Diskominfo Jember - ZONA INDONESIA)
Pelantikan 50 pejabat Eselon II dan III di Aula Pendapa Wahyawibawagraha, Jumat (2/1/2026). (Foto: Dok/Diskominfo Jember - ZONA INDONESIA)

JEMBER – Bupati Jember, Muhammad Fawait, melantik 50 pejabat Eselon II dan III di Aula Pendapa Wahyawibawagraha, Jumat (2/1/2026), seiring penerapan Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.

Pelantikan tersebut sekaligus menjadi awal pemberlakuan evaluasi kinerja aparatur sipil negara (ASN) secara lebih tegas pada tahun 2026 setelah masa transisi pemerintahan dinyatakan berakhir.

Bupati Jember yang akrab disapa Gus Fawait menyampaikan apresiasi kepada ASN atas kinerja selama 10 bulan masa kepemimpinannya.

Namun ia menegaskan bahwa pendekatan birokrasi pada 2026 akan berbeda dibanding periode sebelumnya.

“Saya mohon izin, mungkin di tahun 2026 saya akan agak keras. Saya tidak akan segan-segan mengambil tindakan, baik penurunan eselon bahkan pelepasan sebagai PNS, jika dengan sengaja tidak menjalankan kebijakan kepala daerah,” kata Gus Fawait.

Ia menjelaskan, selama masa transisi, Pemkab Jember menjaga stabilitas birokrasi dan tidak melakukan penurunan eselon pejabat secara sengaja.

Ke depan, jabatan akan ditempatkan berdasarkan kinerja dan capaian indikator pembangunan daerah.

“Yang saya lihat itu angka-angka. Angka kemiskinan, CPI, dan indikator lainnya. Itu yang jadi pertimbangan dalam peletakan posisi dan komposisi jabatan,” ujarnya.

Gus Fawait juga memastikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN Jember tetap dipertahankan meskipun anggaran daerah menghadapi tekanan akibat pengurangan transfer dari pemerintah pusat.

“TPP di Jember tidak saya kurangi sedikit pun. Di banyak daerah dipotong, tapi di Jember tetap kami pertahankan sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras ASN,” katanya.

Selain evaluasi kinerja, Gus Fawait meminta seluruh organisasi perangkat daerah aktif turun langsung ke masyarakat melalui program Bunga Desaku dan Gus Menyapa untuk menyampaikan informasi program pemerintah hingga ke desa-desa.

“Tidak semua masyarakat pegang media sosial. Banyak yang bahkan untuk makan saja susah. Maka negara harus hadir, menyapa, dan memastikan program benar-benar sampai ke rakyat,” ujar Gus Fawait.

Pemerintah Kabupaten Jember memastikan evaluasi ASN dilakukan secara berkala setiap tiga hingga enam bulan.

ASN dengan kinerja baik akan dipertahankan, sementara yang tidak menjalankan kebijakan kepala daerah akan dikenai tindakan sesuai ketentuan.
“Dievaluasi secara berkala,” tutup Gus Fawait.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jember Deni Irawan menyampaikan bahwa pelantikan tersebut berfungsi menjamin kepastian administrasi ASN setelah perubahan struktur organisasi.

“Pelantikan ini penting agar hak-hak ASN tetap terjamin pasca perubahan struktur organisasi. Pemerintah daerah bergerak cepat agar tidak terjadi kendala administratif,” ujarnya.

Deni juga menyebut masih terdapat sejumlah jabatan strategis yang saat ini dijabat Pelaksana Tugas, yakni Kepala BKPSDM, Direktur RSD dr. Soebandi, Direktur RSD Balung, serta Camat Sumbersari, Sukorambi, dan Ambulu.

“Untuk menjaga profesionalisme dan transparansi, Pemerintah Kabupaten Jember akan segera melaksanakan seleksi terbuka atau open bidding pada tahun 2026 guna mengisi jabatan eselon II yang masih kosong,” pungkasnya.

Adapun 50 pejabat yang dilantik meliputi kepala dinas, staf ahli, asisten, kepala bagian, sekretaris dinas, direktur rumah sakit daerah, dan camat, yaitu:

  1. M. Djamil – Kadis Tanaman Pangan & Hortikultura
  2. M. Zamroni – Kadis Kesehatan
  3. Dr. Hendro Sulistiono – Staf Ahli Kemasyarakatan
  4. Ir. Widodo Julianto – Kepala Bappeda
  5. Sutiyoso – Kadis Perpustakaan
  6. Ratno Cahyadi – Asisten Perekonomian
  7. Hadi Mulyono – Kadisnaker
  8. Dr. Edy Budi Susilo – Kepala BPBD
  9. Tita Fajar A. – Sekretaris DPRD
  10. Adi Wijaya – Kadis DPMD
  11. A. Helmi Luqman – Kadinsos
  12. Yuliana Harimurti – Kepala BPKAD
  13. Isnaini Dwi Susanti – Kadis PM-PTSP
  14. drh. Sugiharto – Kadis Ketahanan Pangan
  15. Hari Agustriono – Staf Ahli Pemerintahan
  16. Indra Tri Purnomo – Asisten Pemerintahan
  17. Ir. Imam Sudarmaji – Asisten Administrasi Umum
  18. Sartini – Kadis Koperasi
  19. Murdiyanto – Kadis PUPR
  20. Arif Cahyono – Kadis Pendidikan
  21. Boby Ari Sandi – Kadispora
  22. Jupriyono – Kadis DPRKP & LH
  23. Regar Jeane Dealen Nangka – Kadis Kominfo
  24. Lingga Diputra – Kepala Bakesbangpol
  25. Gatot Triono – Kadishub
  26. Rahmat Hidayat – Kabag Tapem
  27. Ervan Setiawan – Kabag Hukum
  28. Danang Andriasmara – Kabag Perekonomian
  29. Prima Kusuma Dewi – Kabag PBJ
  30. Hisyam Wahyu A. – Kabag Umum & Prokopim
  31. Endro Lukito – Kabag Umum DPRD
  32. Chairul Dwi C. – Kabag Keuangan DPRD
  33. A. Zainur Rofiq – Kabag Persidangan DPRD
  34. Nani Indah R. – Kabag Penganggaran DPRD
  35. Umar Faruq – Sekretaris Inspektorat
  36. Siswanto – Sekretaris Satpol PP
  37. Leon Lazuardi – Sekretaris Bappeda
  38. Purwahyudi – Sekretaris Bakesbangpol
  39. Sri Wahyuni W. – Sekretaris Dinsos
  40. Ni Ketut Ardiani – Sekretaris Dinkes
  41. Rusdianto – Sekretaris Dishub
  42. Ir. Erna Indriastuti – Sekretaris DPRKP
  43. Arif Liantono – Sekretaris DPU Bina Marga
  44. Dr. Wiwik Supartiwi – Sekretaris Dinkop
  45. Asrah Joyo W. – Sekretaris Ketahanan Pangan
  46. Adif Candra P. – Sekretaris DPMD
  47. Dedi Radian – Sekretaris Dispora
  48. Dr. Nurullah H. – Direktur RSD Kalisat
  49. Drs. Murdianto – Camat Jelbuk
  50. Nuryadi – Camat Kalisat

(Penulis: Tim Redaksi ZONA INDONESIA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *