Daerah  

Jalan Provinsi di Kencong Rusak Parah: Bupati Jember Temui Gubernur Jatim, Warga Pasang Ratusan Baliho

Warga memasang baliho di pinggir jalan, Rabu (18/2/2026). (Foto: Istimewa - ZONA INDONESIA)
Warga memasang baliho di pinggir jalan, Rabu (18/2/2026). (Foto: Istimewa - ZONA INDONESIA)

JEMBER – Ruas jalan raya provinsi di Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur, sepanjang kurang lebih 4 kilometer mengalami kerusakan cukup parah di sisi kiri dan kanan jalan. 

Kondisi tersebut dikeluhkan warga lantaran membahayakan pengguna jalan.

Sejumlah laporan menyebutkan banyak pengendara terjatuh akibat lubang yang menganga di sepanjang ruas tersebut.

Situasi ini memicu kegeraman warga Kencong terhadap lambannya penanganan dari Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur.

Menyikapi persoalan itu, Bupati Jember Muhamad Fawait atau Gus Fawait langsung menemui Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, untuk menyampaikan kondisi jalan yang rusak tersebut.

“Kami sudah menyampaikan kepada gubernur Jawa Timur dan secepatnya penanganan jalan rusak ini secara di perbaiki,” kata Gus Fawait, Rabu,(17/2/2026).

Video pertemuan antara Bupati Jember dan Gubernur Jawa Timur tersebut juga viral di media sosial. 

Pertemuan itu menjadi sorotan publik sebagai langkah koordinasi percepatan perbaikan jalan provinsi di Kencong.

Di sisi lain, puluhan masyarakat Kecamatan Kencong turun langsung ke jalan dengan memasang ratusan baliho dan banner berukuran besar di sepanjang jalur yang rusak. 

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk imbauan kepada pengendara sekaligus sindiran kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar segera melakukan perbaikan.

“Kami melakukan ini dengan cara yang humanis, karena masyarakat pengguna jalan tidak hanya warga Kencong saja. Maka dari itu, kami pasang ratusan baliho banner agar masyarakat tahu dan membaca dan berhati-hati sambil menunggu berbaikan segera dilakukan,” ucap Ketua kegiatan pemasangan edukasi baliho dan banner, M Rochul Ulum, saat di konfirmasi di sela sela kegiatan.

Pria yang akrab disapa Mas Pitix ini memaparkan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk menekan angka kecelakaan, terlebih saat musim hujan yang menyebabkan genangan air menutup lubang jalan.

“Ini musim hujan, terjadi genangan dan akibatnya fatal. Maka kami edukasi dengan cara ini untuk menekan angka kecelakaan dan memberikan informasi jalan alternatif bagi pelintas di jalan raya  kencong,” pungkasnya.

(Penulis: Tim Redaksi ZONA INDONESIA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *